//12/10/13 – Tuduhan dan rasa malu

12/10/13 – Tuduhan dan rasa malu

Sabtu, 12 Oktober 2013

TUDUHAN DAN RASA MALU

Bacaan Firman
Bacalah Roma 7:24-26; 8:1-2
Setelah berkali-kali Paulus jatuh dan melakukan “apa yang ia tidak tahu” (Rom 7:15-23), yaitu dikuasai oleh keinginan dari pikiran bawah sadar, Paulus jadi putus asa.

Pertanyaan Renungan
1. Sebagai manusia yang bagaimanakah Paulus melihat dirinya (Roma 7:24a)? Mengapa (Roma 7:26)? Siapakah yang dapat melepaskannya dari keadaan itu (Roma 7:24b-25)?
2. Agar Paulus dimerdekakan oleh hukum Roh (Roma 8:2), pertama-tama hal apa yang harus Paulus ketahui (Roma 8:1)?

Paulus berulang kali jatuh dalam dosa oleh dorongan alam bawah sadar, sehingga ia frustasi. Ia tertuduh dan malu. Paulus berteriak, “Aku, manusia celaka! Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini?” Apa jalan keluarnya? Hidup dalam hukum Roh yang memerdekakan (Roma 8). Paulus berkata, “Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus,” (Roma 8:1). Hidup dalam hukum Roh adalah bebas dari perasaan terhukum yang mematikan. Rasa tertuduh dan malu adalah tanda dari kegagalan untuk melakukan hukum Taurat dengan kekuatan kita. Tidak seorangpun yang mampu mentaati hukum Taurat dengan kekuatan sendiri (Roma 8:3; 3:28). Ketika Adam jatuh ke dalam dosa, maka mereka takut dan malu (Kejadian 3:9-10). Allah tidak ingin Adam dan Hawa hidup dalam rasa malu dan takut. Allah menyembelih seekor binatang dan mengambil kulitnya untuk membungkus ketelanjangan mereka. Kulit binatang ini menggambarkan Kristus, Anak Domba Allah yang menyalut ketelanjangan Adam dan Hawa (Kejadian 3:21). Jadi, jika kita mengenakan Kristus, Anak Domba Allah yang memberikan hidupNya untuk membungkus ketelanjangan rohani kita, maka kita tidak perlu takut dan malu lagi. Paulus berkata, “tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.” Jika kita disalut Kristus, maka Kristus yang terlihat, sehingga Allah menerima kita. Allah tidak mau kita merasa tertuduh dan malu terus-menerus.

Renungan Firman
Temukan perasaan-perasaan tertuduh, malu, dan cemas yang sering Anda alami. Tuliskanlah cerita hidup Anda yang berkaitan dengan pengalaman tertuduh, malu, dan cemas. Temukan gagasan dan gambar yang mengakibatkan perasaan tersebut di alam bawah sadar dan bereskanlah.

2019-10-04T05:36:20+07:00