//12/11/12 – Berani menyampaikan pesan Tuhan kepada orang lain

12/11/12 – Berani menyampaikan pesan Tuhan kepada orang lain

Senin, 12/11/2012

BERANI MENYAMPAIKAN PESAN TUHAN KEPADA ORANG LAIN

Bacaan Firman
Bacalah Yunus 3:1-10 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini

Pertanyaan Renungan.
1. Jika Anda adalah Yunus, beranikah Anda untuk menyampaikan firman Tuhan? (ayat 4).
2. Apakah akibat dari pesan Tuhan yang disampaikan dengan berani? (ayat 5-10).

Seringkali kita mengkritik nabi Yunus karena ketidaktaatannya kepada Tuhan, bahkan kita tidak mau memberi nama Yunus kepada anak kita. Tetapi, yang kita lupakan adalah keberanian hati Yunus untuk menyampaikan pesan atau nubuatan Tuhan kepada orang-orang Niniwe. Yunus berani mengumumkan bahwa, “Empat puluh hari lagi, maka Niniwe akan ditunggangbalikkan,”(ayat 4b). luar biasa. Bagaimana mungkin Yunus yang penakut ini berubah menjadi seorang pemberani untuk menyampaikan nubuatan yang menggemparkan Niniwe? Nubuatan Yunus menggoyang sendi-sendi kerajaan dari tahta raja sampai rakyat bisa, bahkan binatang-binatang. Akibat nubuatan ini, raja dan rakyat pun memberi respon, “Manusia dan ternak, lembu sapi dan kambing domba tidak boleh makan apa-apa, tidak boleh makan rumput dan tidak boleh minum air. Haruslah semuanya, manusia dan ternak, berselubung kain kabung dan berseru dengan keras kepada Allah serta haruslah masing-masing berbalik dari tingkah lakunya yang jahat dan dari kekerasan yang dilakukannya. Siapa tahu, mungkin Allah akan berbalik dan menyesal serta berpaling dari murka-Nya yang bernyala-nyala itu, sehingga kita tidak binasa,”(ayat 7-9). Ternyata, keberanian seorang manusia dalam menyampaikan suara Tuhan, membawa transformasi atas satu Negara. Seandainya, nabi Yunus masih takut untuk menyampaikan suara Tuhan, maka tidak akan ada pertobatan massal seperti ini. Mungkin kita tidak seperti Yunus untuk satu bangsa, tetapi beranikah kita untuk menyampaikan suara Tuhan kepada orang lain yang sedang membutuhkan lawatan Tuhan? Keberanian kita akan mendatangkan respon positif dari Allah sehingga terjadi pertobatan bagi orang yang mendengarnya. Rindukah kita untuk mengalami lawatan Tuhan?

Praktek
Sudahkah Anda berani menyampaikan suara Tuhan kepada orang lain? Jikalau belum, mengapa? Bagikan pengalaman Anda di komsel.

2012-10-25T04:29:57+00:00