//12/11/13 – Mengalami keintiman lewat penderitaan

12/11/13 – Mengalami keintiman lewat penderitaan

Selasa, 12 November 2013

MENGALAMI KEINTIMAN LEWAT PENDERITAAN

Bacaan Firman
Bacalah 1 Petrus 5:7-10 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Apa yang harus kita lakukan ketika menghadapi kekuatiran? Mengapa? (ayat 7). Hal apakah yang harus kita sadari dan lakukan ketika menghadapi serangan Iblis? Mengapa? (ayat 8-9)
2. Kapankah kita menerima perlengkapan, peneguhan, kekuatan / kekokohan Tuhan? (ayat 10)

Kita hanya bisa mengalami kasih, kuasa, dan kebenaran serta karakter Tuhan, setelah kita mengalami penderitaan-penderitaan. Persoalan hidup seperti kekuatiran, kesulitan, pencobaan, bahkan serangan-serangan Iblis adalah pemicu untuk membawa kita kepada keintiman yang makin dalam dengan Tuhan. Ingat, Tuhan tidak akan menyatakan kuasaNya sebelum kita menderita, tetapi sesudah kita menderita persoalan-persoalan hidup. Hanya setelah kita mengalami persoalan, kita bisa berkata, “Aku tahu kepada siapa aku percaya.” Tanpa mengalami penderitaan, tidak akan ada pengenalan atau keintiman dengan Tuhan. Jadi, marilah kita bersemangat di dalam menghadapi pemicu-pemicu hidup dan pergunakan hal-hal tersebut untuk membangun keintiman dengan Tuhan. Ketika kita tidak mau menghadapi penderitaan hidup, kita semakin menjauh dari Tuhan. Ingatlah, Daud justru jatuh ke dalam dosa perzinahan ketika ia santai dan tidak mau ikut berperang. Oleh karena itu, marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, karena kita pasti menang atas segala pencobaan yang ada.

Praktek
1. Temukan dan pergunakan sebanyak mungkin pemicu-pemicu hidup (pencobaan, persoalan, tantangan, kesulitan, dsb) untuk membangun hubungan intim dengan Tuhan.
2. Menanam firman: Renungkan dan perkatakanlah 1 Petrus 5:10 secara berulang-ulang.

2013-10-22T06:57:23+07:00