//13/07/13 – Bersaksi lewat perbuatan

13/07/13 – Bersaksi lewat perbuatan

Sabtu, 13/07/2013

BERSAKSI LEWAT PERBUATAN

Bacaan Firman
Bacalah Yakobus 1:19-27 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Bagaimana cara menjadi saksi Yesus lewat perbuatan? (ayat 22-25).
2. Menurut Anda, mengapa kesaksian lewat perbuatan juga sangat berkuasa?

Inilah keseimbangan yang harus kita miliki sebagai orang Kristen. Ada orang yang hanya mau bersaksi saja melalui perkataan, tetapi perbuatannya justru menjadi batu sandungan bagi orang lain. Namun, melalui renungan Saat Teduh ini, kita diajarkan untuk menjaga kesaksian kita menjadi seimbang, yakni lewat perkataan dan perbuatan kita. Yakobus berkata, “Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri. Sebab jika seorang hanya mendengar firman saja dan tidak melakukannya, ia adalah seumpama seorang yang sedang mengamat-amati mukanya yang sebenarnya di depan cermin. Baru saja ia memandang dirinya, ia sudah pergi atau ia segera lupa bagaimana rupanya. Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya,”(ayat 22-25). Ini berarti kesaksian kita harus dipertunjukkan melalui perbuatan, sehingga orang lain dapat menyaksikan Yesus dalam hidup kita. Dengan demikian, mereka memuliakan Bapa di sorga. Itulah yang ditekankan Yakobus, “Apakah gunanya, saudara-saudaraku, jika seorang mengatakan, bahwa ia mempunyai iman, padahal ia tidak mempunyai perbuatan? Dapatkah iman itu menyelamatkan dia?Jika seorang saudara atau saudari tidak mempunyai pakaian dan kekurangan makanan sehari-hari, dan seorang dari antara kamu berkata: ‘Selamat jalan, kenakanlah kain panas dan makanlah sampai kenyang!’, tetapi ia tidak memberikan kepadanya apa yang perlu bagi tubuhnya, apakah gunanya itu? Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati,” (Yakobus 2:14-17). Mari, jadilah saksi Kristus lewat perbuatan agar kita memuliakan Bapa di sorga.

Praktek.
Evaluasi diri: Sudahkah Anda bersaksi kepada orang lain lewat perbuatan? Apa komitmen Anda untuk dilakukan?

2013-06-29T02:35:17+07:00