//13/11/12 – Berani meminta kepada Tuhan

13/11/12 – Berani meminta kepada Tuhan

Selasa, 13/11/2012

BERANI MEMINTA KEPADA TUHAN

Bacaan Firman
Bacalah Mazmur 2:8 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini

Pertanyaan Renungan.
1. Apa jaminan Tuhan kepada kita untuk berani meminta?
2. Karena berani meminta, apakah yang dilakukan oleh Tuhan kepada kita?

Kita sebagai orang Kristen selalu berdoa kepada Tuhan untuk memberikan apa saja. Namun dalam kapasitas tertentu, hati kita kadang gentar untuk meminta hal-hal yang besar karena takut bahwa apa yang diminta tidak sesuai dengan firman Tuhan. Tetapi dalam bacaan firman Tuhan hari ini, ada janji Tuhan yang diberikan kepada kita dan itu melampaui apa yang kita bayangkan. Karena janji itu berbunyi, “Mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu,”(Mazmur 2:8). Secara jujur harus diakui bahwa jikalau Tuhan mengabulkan doa kita dengan memberikan bangsa-bangsa menjadi milik pusaka kita, maka ada dua reaksi yang akan timbul. Reaksi pertama adalah takut untuk berdoa, karena sadar akan tanggungjawab yang harus diterima. Raksi kedua adalah berani meminta hal-hal yang besar kepada Tuhan. Bagi mereka yang memilih reaksi yang kedua, maka alangkah baiknya bila ia mulai membaca ayat 7 terlebih dahulu, yakni, “Ia berkata kepadaku: ‘Anak-Ku engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini.’” Ayat ini memberikan pengertian kepada kita, bahwa sebelum berdoa untuk meminta kepada Tuhan, maka kita harus meyakinkan diri kita bahwa kita adalah anak-anak Allah. Mengapa? Karena banyak orang Kristen yang berdoa dengan ragu-ragu dan tidak yakin pada diri mereka bahwa mereka adalah anak-anak Allah. Itulah sebabnya, doa-doa mereka tidak terjawab selama mereka berdoa. Yakobus menulis tentang doa bahwa, “Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin. Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan. Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya,”(Yakobus 1:6-8). Beranikah Anda untuk meminta hal-hal besar dan yang tidak masuk akal kepada Tuhan dalam doa? Jika ya, maka mulailah mempraktekkannya sekarang.

Praktek
Rhema apa yang Anda dapat dari renungan Firman Tuhan hari ini? Bagikan rhema Anda di komsel.

2012-10-25T04:31:23+00:00