//13/11/13 – Keintiman Aktif

13/11/13 – Keintiman Aktif

Rabu, 13 November 2013

KEINTIMAN AKTIF

Bacaan Firman
Bacalah 1 Tesalonika 5:15-22 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Apa nasehat Paulus kepada jemaat di Tesalonika dalam menghadapi akhir zaman? (ayat 15). Kualitas rohani apakah yang perlu kita miliki agar senantiasa berbuat baik? (ayat 16-22).

2. Perhatikan 3 kualitas sebagai berikut:
A. “Bersukacitalah ………………………………………….” (ayat 16).
B. “……………………………………… berdoa” (ayat 17).
C. “Mengucap syukurlah dalam ………………….. .” (ayat 18).

Nasihat Paulus kepada jemaat di Tesalonika adalah kunci untuk hidup di akhir zaman. Agar kita bisa bertumbuh dalam keintiman dengan Allah, kuncinya bukan hanya membangun hubungan intim melalui pemicu (keintiman reaktif) saja, tetapi kita perlu membangun hubungan intim dengan Tuhan secara aktif. Perhatikan bahwa 3 kualitas rohani yang harus dimiliki oleh kita yang ingin berbuah baik di akhir zaman adalah, “bersukacitalah senantiasa,” “tetaplah berdoa,” dan “mengucap syukur dalam segala hal.” Ini adalah praktek keintiman yang aktif. Tuhan ingin agar kita selalu berdialog dengan Tuhan, senantiasa dan di dalam segala sesuatu. Pada suatu kali, Tuhan meminta saya sebagai penatua untuk mengamati tingkat keintiman saya dengan DiriNya. Tuhan meminta saya untuk mencatat berapa seringnya dalam sehari, saya berdialog dengan Dia. Saya menyimpan sebuah kertas kosong dan alat tulis di kantong baju saya. Setiap kali saya berdialog dengan Tuhan, saya mencatatnya. Sebelum mengakhiri hari itu, saya menghitung berapa banyak dialog yang saya lakukan dengan Tuhan sepanjang hari itu. Alangkah terkejutnya saya bahwa ternyata saya hanya berdialog dengan Tuhan sebanyak 23 kali. Itu berarti, saya berdialog dengan kira-kira setiap 1 jam 1 kali. Saya lebih banyak berdialog dengan diri sendiri dan orang lain dari pada dengan Tuhan. Wah, jika saya sebagai penatua saja cuma satu jam sekali berdialog dengan Tuhan, apalagi jemaat yang ada? Mari, kita tingkatkan keintiman aktif kita dengan Tuhan agar kita semakin bertumbuh dalam Tuhan.

Praktek
1. Mulailah membuat keputusan untuk mempraktekkan keintiman aktif. Mintalah Roh Kudus untuk menuntun kita kepada hubungan dialog dengan Allah yang terus-menerus.
2. Menanam firman: Renungkan dan perkatakan 1 Tesalonika 5:16-18 secara berulang-ulang.

2013-10-22T06:59:12+07:00