Rabu, 14/8/2024
Bacaan harian setahun: Amsal 24-25; Wahyu 5-6
Nasihat Ilahi yang Menguatkan pada Saat yang Tepat
M1 – Menerima Firman di Hadirat Kristus
Kisah Para Rasul 27:33-37
M2 – Merenungkan Firman di Hadirat Kristus
- Apa yang dilakukan Paulus untuk menguatkan orang-orang di kapal yang karam itu?
- Mengapa 276 jiwa di kapal itu dikuatkan hatinya setelah mendengar nasihat Paulus?
Renungan:
Dalam renungan hari ini, kita masih melihat betapa hebat kuasa nasihat ilahi yang diberikan pada waktu yang tepat. Dalam kondisi orang tertekan, depresi, atau dikungkung masalah, nasihat ilahi mampu menguatkan hati orang itu. Contoh yang dialami Paulus dan teman-teman di dalam kapal yang karam dapat menguatkan iman kita. Karena kapal yang ditumpangi Paulus bersama 276 jiwa itu sedang karam, orang-orang itu mengalami stres sampai tidak mau makan, akibat rasa putus asa. Paulus lalu mengajak mereka dengan nasihat ilahi yang jelas dan praktis, “Sudah empat belas hari lamanya kamu menanti-nanti saja, menahan lapar dan tidak makan apa-apa. Karena itu aku menasihati kamu, supaya kamu makan dahulu. Hal itu perlu untuk keselamatanmu. Tidak seorang pun di antara kamu akan kehilangan sehelai pun dari rambut kepalanya.” Paulus adalah seorang pemurid yang penuh dengan perhatian, yang menguatkan iman orang-orang di sekelilingnya dengan nasihat ilahi sesuai kebutuhan mereka. Nasihat pada saat yang tepat itu pun membuktikan kuasa Tuhan. “Sesudah berkata demikian, dia mengambil roti, mengucap syukur kepada Allah di hadapan semua mereka, memecah-mecahkannya, lalu mulai makan. Maka kuatlah hati semua orang itu, dan mereka pun makan juga.” Dari nasihat Paulus, semua orang beroleh kekuatan untuk makan. Bahkan bukan hanya kebutuhan jasmani mereka dikuatkan, melainkan hati mereka juga menjadi kuat kembali dan seisi kapal bisa selamat sampai pada tujuan. Pada masa kini, begitu banyak orang yang masih membutuhkan nasihat ilahi. Di manakah orang dapat mencari nasihat ilahi bagi hidup mereka? Kitalah yang perlu bangkit sebagai pemurid, dan memberikan nasihat ilahi bagi mereka.