//14/10/2024 – Kewaspadaan terhadap Ajaran Lain

14/10/2024 – Kewaspadaan terhadap Ajaran Lain

Senin, 14/10/2024

Bacaan harian setahun: Yeremia 29-30; Kisah Para Rasul 16-17

Kewaspadaan terhadap Ajaran Lain

 

M1 – Menerima Firman di Hadirat Kristus

1 Timotius 1:1-20

M2 – Merenungkan Firman di Hadirat Kristus

  1. Mengapa Paulus meninggalkan Timotius di Efesus?
  2. Mengapa Paulus mengklaim bahwa Yesus datang untuk menyelamatkan orang berdosa?

 

Renungan:

Dalam renungan hari ini, kita melihat bahwa jika Yesus tidak ditempatkan sebagai dasar atau fondasi dari kehidupan orang benar, masalah akan muncul. Hanya Yesuslah yang mengampuni dosa manusia dan memberikan kehidupan baru. Yesuslah dasar atau fondasi kehidupan yang sejati. Itulah sebabnya, Paulus menegaskan kepada Timotius, “Ketika aku hendak meneruskan perjalananku ke wilayah Makedonia, aku telah mendesak engkau supaya engkau tinggal di Efesus dan menasihatkan orang-orang tertentu, agar mereka jangan mengajarkan ajaran lain.” Orang-orang di Efesus sibuk dengan dongeng-dongeng, “… ataupun sibuk dengan dongeng dan silsilah yang tiada putus-putusnya, yang hanya menghasilkan persoalan belaka, dan bukan tertib hidup keselamatan yang diberikan Allah dalam iman. Tujuan nasihat itu ialah kasih yang timbul dari hati yang suci, dari hati nurani yang murni dan dari iman yang tulus ikhlas.” Jika kita tidak menegur sesama murid dengan kasih yang tulus, kita juga bersalah. Contoh ajaran yang sehat itu salah satunya, “Injil dari Allah yang mulia dan maha bahagia.” Itulah alasan Paulus berkata, “Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya: ‘Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa,’ dan di antara mereka akulah yang paling berdosa.” Yesus adalah pusat dari kemurahan Allah, yang patut kita akui, “Hormat dan kemuliaan sampai selama-lamanya bagi Raja segala zaman, Allah yang kekal, yang tak nampak, yang esa! Amin.” Marilah kita menjadikan Yesus sebagai dasar dari hidup kita.

2024-09-26T10:39:58+07:00