//14/02/13 – Tuhan melihat hati yang percaya dan berharap

14/02/13 – Tuhan melihat hati yang percaya dan berharap

Kamis, 14/02/2013

TUHAN MELIHAT HATI YANG PERCAYA DAN BERHARAP KEPADANYA

Bacaan Firman
Bacalah Kisah Para Rasul 10:1-16 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Siapakah Kornelius dan hal apakah yang dialaminya?
2. Hal apakah yang dikatakan oleh Tuhan kepada Simon Petrus?

Kita percaya bahwa Tuhan akan melakukan banyak perkara-perkara besar kepada kita sejak kita memasuki tahun 2013 ini. Perkara besar yang dipersiapkan oleh Tuhan kepada kita adalah apa yang tidak sempat kita pikirkan di dalam benak kita, namun justru telah dipersiapkan oleh Tuhan bagi kita yang percaya dan berharap kepadaNya. Tuhan sanggup mengunjungi dan berbicara kepada Kornelius, dan Ia juga bisa melakukannya lagi di awal tahun ini. Tuhan tidak memandang apakah kita bisa atau tidak. Tuhan selalu menyelidiki dan menguji hati kita yang tetap percaya dan berharap kepadaNya. Ketika kita bersungguh-sungguh mencari Tuhan untuk menemukan apa yang menjadi kehendakNya, kita akan mendapatkannya. Oleh karena Kornelius mencari Tuhan dengan sungguh-sungguh, Tuhan berkenan menyatakan diri kepada Kornelius. Tuhan juga bisa menyatakan diriNya kepada kita. Masalahnya adalah kita seperti Petrus yang hidup di dalam tradisi keras, sehingga ia sulit menerima hal-hal baru di luar budayanya. Itu sebabnya Tuhan harus berbicara sampai tiga kali untuk meyakinkan dia. Petrus tetap berkata, “Tidak, Tuhan, tidak, sebab aku belum pernah makan sesuatu yang haram dan yang tidak tahir,”(ayat 14). Lalu, Tuhan berkata kepada Petrus, “Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram,”(ayat 15). Akhirnya Petrus memahami isi hati Tuhan, bahwa Tuhan berkenan pada orang yang terus-menerus berharap kepadaNya tanpa menilai status orang tersebut. Jadi, kita harus membuka hati kita untuk menangkap isi hati Tuhan di dalam hidup kita bagi orang-orang di sekeliling kita.

Praktek
Apakah Anda masih memakai pola lama untuk menyatakan kasih Bapa kepada orang di sekeliling? Firman apakah yang Anda abaikan demi mempertahankan budaya kita? Apa komitmen Anda?

2013-01-24T03:42:30+00:00