//14/06/18 – Kepastian Janji Allah

14/06/18 – Kepastian Janji Allah

Kamis, 14/06/2018

KEPASTIAN JANJI ALLAH

M1 – Membaca Firman di Hadirat Kristus
Ibrani 6:13–20

M2 – Merenungkan Firman di Hadirat Kristus
1. Menurut pendapat Anda tentang ayat 13-16, mengapa Allah bersumpah? Perlukah Allah bersumpah?
2. Untuk tujuan apakah Allah mengikat diri-Nya dengan sumpah? (ay. 17-18)
3. Mengapa pengharapan itu begitu penting bagi orang Kristen? (ay. 19-20)

Pengajaran
Bila kita membaca peringatan yang diberikan dalam renungan kemarin, tampaknya perintah Tuhan sangat keras. Namun, kita bersyukur karena memahami renungan Firman Tuhan hari ini tentang Allah berani bersumpah demi meyakinkan kita yang berhak menerima janji Allah: “Sebab ketika Allah memberikan janji-Nya kepada Abraham, Ia bersumpah demi diri-Nya sendiri, karena tidak ada orang yang lebih tinggi daripada-Nya, kata-Nya: ‘Sesungguhnya Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan akan membuat engkau sangat banyak.’ Abraham menanti dengan sabar dan dengan demikian ia memperoleh apa yang dijanjikan kepadanya. Sebab manusia bersumpah demi orang yang lebih tinggi, dan sumpah itu menjadi suatu pengokohan baginya, yang mengakhiri segala bantahan. Karena itu, untuk lebih meyakinkan mereka yang berhak menerima janji itu akan kepastian putusan-Nya, Allah telah mengikat diri-Nya dengan sumpah, supaya oleh dua kenyataan yang tidak berubah-ubah, tentang mana Allah tidak mungkin berdusta, kita yang mencari perlindungan, beroleh dorongan yang kuat untuk menjangkau pengharapan yang terletak di depan kita.”

2019-10-12T10:37:47+07:00