//14/07/13 – Bersaksi lewat menjaga hati

14/07/13 – Bersaksi lewat menjaga hati

Minggu, 14/07/2013

BERSAKSI LEWAT MENJAGA HATI

Bacaan Firman
Bacalah Amsal 27:19 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Bagaimanakah cara orang lain melihat Yesus dalam hati kita?
2. Menurut pengalaman Anda, kondisi hati yang bagaimana yang membuat hati bersukacita?

Dalam renungan Saat Teduh kita hari ini, ada hal yang sangat menarik yakni menjadi saksi lewat menjaga hati. Mengapa kita harus tetap menjaga hati kita? Raja Salomo berkata, “Seperti air mencerminkan wajah, demikianlah hati manusia mencerminkan manusia itu,”(ayat 19). Pernahkah Anda melihat wajah seseorang yang tampak sedih? Atau Anda melihat wajah seseorang yang penuh sukacita? Cara yang paling gampang adalah melihat para karyawan sebuah perusahaan yang sedang menerima pemberitahuan tentang kenaikan gaji mereka. Anda bisa membedakan antara wajah yang tampak bersukacita atau yang berwajah murung dan kusut. Itulah gambaran yang diberikan Salomo di atas wajah manusia adalah cermin dari kondisi hatinya. Jika hati kita dipenuhi kemarahan, maka wajah dan sikap kita akan penuh kemarahan. Hal inilah yang membuat kita tidak bisa menjadi saksi Yesus yang efektif. Salomo juga menulis, “Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan,”(Amsal 4:23). Kehidupan apa yang kita pancarkan? Kehidupan itu yang tercermin dari kondisi hati kita. Jika hati kita jahat, maka kehidupan kita yang jahat pun akan kita pancarkan. Jika hati kita licik, maka kelicikan itulah yang terpancar keluar lewat kehidupan kita, sehingga kita tidak bisa menjadi saksi Kristus. Sebagai murid Yesus, mari kita menjaga hati kita dari hal-hal yang jahat agar kita menjadi saksi Yesus yang efektif. Jadi, kita harus menjaga hati kita dari hal-hal yang tidak baik, termasuk gampang marah. Jika kita marah, maka sebelum matahari tenggelam, kita harus sudah mengampuni orang lain, sebagaimana Allah mengampuni diri kita dalam Yesus Kristus. Jadi, marilah kita menjadi saksi Yesus dengan menjaga kondisi hati kita.

Praktek.
Evaluasi diri: Bagaimana kondisi hati Anda hari ini? Mari kita menjaga kondisi hati kita supaya kita dapat menjadi saksi Kristus. Buatlah komitmen untuk Anda lakukan mulai dari sekarang.

2013-06-29T02:36:33+07:00