//14/10/13 – Digerakkan oleh perasaan bersalah

14/10/13 – Digerakkan oleh perasaan bersalah

Senin, 14 Oktober 2013

DIGERAKKAN OLEH PERASAAN BERSALAH

Bacaan Firman
Bacalah Galatia 5:22-25; Roma 8:13 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Apakah buah Roh itu (Galatia 5:22-23)? Apa yang terjadi pada seorang milik Kristus (Galatia 5:24)?
2. Apa yang harus kita lakukan agar kita mematikan perbuatan-perbuatan daging dan berbuah Roh (Galatia 5:25, baca juga Roma 8:13)?

Seharusnya, gereja digerakkan oleh perasaan-perasaan yang sehat, yaitu buah Roh Kudus: kasih, sukacita, dan damai sejahtera. Namun, gereja masa kini banyak yang digerakkan oleh rasa bersalah dan malu. Gereja ingin bergerak, tetapi perlu sesuatu yang menggerakkannya. Penggerak terbesar yang paling banyak dipakai oleh gereja adalah perasaan bersalah dan malu. Jadi, banyak gereja menggunakan kedua hal ini untuk “mencambuk” anggota-anggota jemaat untuk bergerak dan melakukan sesuatu. Terkadang segala sesuatu yang dilakukan jemaat digerakkan oleh rasa bersalah dan malu. Banyak yang berdoa, membaca Alkitab, bersaksi, menginjil, melayani, dan membina orang lain karena digerakkan oleh tuduhan dan rasa malu. Mereka melakukan hal-hal itu, karena takut ditolak oleh Allah dan takut masuk neraka. Mereka merasa malu bila tidak melakukan hal-hal itu. Itu adalah pekerjaan yang membawa kematian (pekerjaan sia-sia). Seharusnya kita melakukan hal-hal itu, karena kita dikasihi dan mengasihi Allah, serta diberikan sukacita dan damai sejahtera. Orang yang digerakkan oleh rasa bersalah dan malu adalah orang yang menderita. Penelitian ilmu otak dan ilmu jiwa membuktikan bahwa 87%-95% penyakit disebabkan oleh perasaan beracun seperti takut, tertuduh, malu, dll. Ada orang yang berkata bahwa 60% penyebab penyakit kanker adalah perasaan bersalah dan menyimpan kepahitan dalam hati. Perasaan tertuduh disebabkan oleh pikiran-pikiran yang salah dan telah tertanam dalam pikiran bawah sadar seseorang. Marilah kita menyingkirkan gagasan dan gambar yang salah di alam bawah sadar dan berjumpa dengan Allah (Bapa) untuk menghasilkan buah Roh: kasih, sukacita, dan damai sejahtera. Biarlah kasih, sukacita, dan damai sejahtera memerintah hati kita. Hiduplah dalam damai sejahtera bersama Allah.

Praktek
Amatilah kehidupan Anda. Apakah Anda digerakkan oleh perasaan bersalah / malu, ataukah Anda digerakkan oleh kasih, sukacita, dan damai sejahtera? Temukan gagasan-gagasan dan gambar-gambar yang keliru tentang Allah, diri sendiri, dan kehidupan. Lakukanlah pembaharuan pikiran (detoksifikasi).

2013-09-26T03:00:44+07:00