//15/06/2012 – Tuhan adalah Perisai Hidup Kita

15/06/2012 – Tuhan adalah Perisai Hidup Kita

Jumat, 15/06/2012

TUHAN ADALAH PERISAI HIDUP KITA

Bacaan Firman :
Bacalah Mazmur 7:8-12 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini

Pertanyaan renungan:
1. Pergumulan seperti apakah yang membuat sang pemazmur hampir tidak taat?
2. Apa yang dilakukan oleh sang pemazmur untuk menjadikan Allah sebagai perisai hidupnya?

Setiap manusia pernah melewati masa-masa kelam di dalam hidupnya. Pengalaman inilah yang menjadi trauma khusus di dalam perjalanan hidup seseorang. Pada saat seperti itulah, seseorang pasti membutuhkan jaminan keamanan dan kepastian perlindungan bagi hidupnya. Jaminan pasti seperti ini pernah diterima oleh nabi Nuh. Sesudah air bah menutupi seluruh bumi dan membinasakan segala makhluk yang hidup, Allah berjanji kepada nabi Nuh, “Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi,”(Kejadian 9:13). Busur yang dimaksud adalah pelangi. Sebagai manusia, setiap kali Nuh melihat awan hitam di langit yang menjadi pertanda akan adanya hujan, maka trauma yang pernah dialami oleh Nuh akan timbul lagi. Namun jika ia melihat pelagi itu nampak, hati Nuh akan merasa aman karena ia tahu bahwa Allah yang telah berjanji untuk menjadi perisai bagi hidupnya.  Sekarang, kita tidak hanya melihat pelangi di musin hujan saja, tetapi kita memiliki salib Kristus yang menjadi perisai bagi hidup kita setiap saat ketika kita membutuhkannya. Karena korban penebusan Yesus itulah, kita memiliki perisai kekal yang menjamin kehidupan kita tetap terlindungi. Yesus adalah perisai di mana kita bisa datang dan mengadukan segala permasalahan kita kepada-Nya. Yesuslah hakim bahkan menjadi perisai dan benteng bagi hidup kita. Ia selalu ada untuk melindungi dan mengayomi hidup kita. Kini kita bisa berkata seperti pemazmur, “Perisai bagiku adalah Allah, yang menyelamatkan orang-orang yang tulus hati”. Katakanlah, “TUHAN ADALAH PERISAIKU,” agar iblis tahu bahwa kita tidak bermain-main dengan dia.

Praktek
Setelah membaca renungan ini, pencerahan baru apakah yang Anda dapatkan? Sudah sadarkah Anda bahwa Yesuslah perisai hidup Anda? Bagikanlah pengalaman Anda di komsel Anda.

2012-05-23T23:45:19+00:00