//15/08/13 – Hidup dalam kekudusan

15/08/13 – Hidup dalam kekudusan

Kamis, 15 Agustus 2013

HIDUP DALAM KEKUDUSAN

Bacaan Firman
Bacalah 1 Tesalonika 4:1-12 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Apa nasihat Paulus agar kita, “melakukannya lebih sungguh-sungguh lagi” (ayat 1, 10)?
2. Apa kehendak Allah bagi jemaat dan apa maksud ‘pengudusanmu’ (ayat 3-9)?

Paulus menulis surat ini kepada jemaat di Tesalonika untuk menasihati mereka, supaya mereka melakukan dengan sungguh-sungguh apa yang telah mereka dengar tentang kehendak Allah dari Paulus. Nasihat Paulus adalah mereka melakukannya dengan lebih sungguh-sungguh. Apa yang dimaksud Paulus untuk dilakukan dengan sungguh-sungguh? Ia menegaskan bahwa, “Kehendak Allah ialah pengudusanmu,” (ayat 3). Hidup dalam kekudusan adalah kehendak Allah bagi setiap orang Kristen. Allah memanggil kita bukan untuk melakukan apa yang cemar, melainkan apa yang kudus (ayat 7). Pengudusan dalam hal apa? Paulus menegaskan tentang pengudusan di dalam 3 hal, yaitu :
1). Agar menjauhi percabulan.
2). Agar hidup dalam pengudusan dan penghormatan dalam pernikahan, bukan dalam keinginan dan hawa nafsu.
3). Agar jangan memperlakukan saudaranya dengan tidak baik atau memperdayakan. Jadi, selain hidup dalam kekudusan, ia juga menasehati jemaat untuk lebih sungguh-sungguh dalam mempraktekkan kasih persaudaraan. Jemaat Tesalonika telah belajar tentang kasih-mengasihi dari Allah dan mereka melakukannya kepada semua saudara di seluruh wilayah Makedonia. Bagaimana dengan kita? Sudahkah kita menjaga kekudusan? Orang yang melakukan kehendak Allah adalah orang yang hidup dalam kekudusan. Sudahkah Anda telah mempraktekkannya?

Praktek
Pencerahan apakah yang Anda dapatkan dari renungan hari ini? Komitmen apakah yang akan Anda lakukan? Bagikan pengalaman Anda di komsel.

2019-10-08T17:34:09+07:00