//15/09/12 – Setia untuk hidup benar

15/09/12 – Setia untuk hidup benar

Sabtu, 15/09/2012

SETIA UNTUK HIDUP BENAR

Bacaan Firman :
Bacalah Kejadian 6:7-9 dan Roma 12:1-2 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini

Pertanyaan Renungan
1. Menurut Anda, mengapa Tuhan memilih Nuh? (Kejadian 6:7-9).
2. Bagaimana caranya agar kita setia dengan hidup benar? (Roma 12:1-2).

Pada zaman Nuh hidup, kecenderungan manusia adalah berbuat dosa di hadapan Allah. Jadi, Allah memutuskan untuk memunahkan segala makhluk hidup. Namun pada saat yang sama Nuh mendapat kasih karunia di hadapan Allah sehingga ia dan keluarganya tidak turut dimusnahkan. Ia hidup benar di hadapan Allah. Ketika semua orang berbuat dosa, justru Nuh tetap setia untuk hidup benar di hadapan Allah. Alkitab mencatat bahwa, “Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya; dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah,”(Kejadian 6:9). Luar biasa, meski semua orang berbuat dosa, Nuh memilih untuk tidak berbuat dosa dengan tetap setia kepada Tuhan. Lalu, bagaimana dengan kita yang hidup di zaman akhir ini? Tenang saja, karena Paulus menawarkan jalan keluar bagi kita dengan berkata, “Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna,”(Roma 12:1-2). Sama seperti Nuh yang hidup benar dan tidak bercela, karena bergaul karib dengan Allah, maka kita pun bisa melakukan hal yang sama. Sebab dengan mempersembahkan tubuh kita sebagai persembahan yang hidup, maka kita menjadi milik Allah. Jadi, kita harus tetap setia dan hidup benar di hadapan Allah. Pertanyaannya adalah apakah kita masih bergaul karib dengan Allah? Apakah kita masih bersekutu dengan Tuhan? Dunia membutuhkan teladan dan kitalah jawabannya.

Praktek
Apakah hari ini Anda masih bergaul karib dengan Allah? Berapa lama Anda meluangkan waktu Anda untuk Tuhan? Mari berkomitmen ulang jika hal-hal ini sudah mulai memudar dalam hidup Anda.

2019-09-30T11:04:20+00:00