16/02/19

Sabtu, 16/2/2019

  • Bacaan: Bilangan 22, 23 dan 24; 1 Korintus 6, 7 dan 8
  • Bacalah pasal-pasal ini di dalam hadirat Kristus; mintalah tuntunan Roh Kudus agar kita dapat mengerti gambar besar dari isi pasal-pasal yang dibaca.

Pendalaman PB: 1 Korintus 6:9-11

1.Bacalah beberapa kali perikop ini di hadirat Tuhan!

2. Lakukan langkah M1 dan M2 (baca bagian PETUNJUK 4 LANGKAH BELAJAR ALKITAB/4M di awal materi). Pelajari dan catatlah hal-hal yang didapatkan dari kedua langkah itu.

3.  Catatlah hasil perenungan pribadi Anda hari ini dan buatlah rencana M3 dan M4 yang akan Anda lakukan.

Renungan PB: Ketika kita membaca ayat-ayat ini sekilas, kita berpikir bahwa mereka yang “jatuh ke dalam dosa-dosa” itu akan binasa dan hidup di luar Kerajaan Allah. Namun, siapakah orang-orang itu? Jika kita mengamati konteksnya, waktu kata kerjanya, serta makna kata-katanya, ternyata orang-orang tersebut bukanlah orang percaya yang sudah lahir baru (sudah masuk Kerajaan Allah). Mereka adalah pembuat-pembuat dosa, seperti yang disebut Yesus pada hari penghakiman, “Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!” (Mat. 7:23 TB). Mereka disebut “orang …”, atau “pe-…”. Artinya, mereka adalah pelaku dosa, yang melakukan dosa sebagai gaya hidup sehari-hari. Mereka bukan orang yang sudah lahir baru dan jatuh dalam dosa. Jadi, orang Korintus yang sudah lahir baru bukanlah yang dimaksudkan oleh Paulus di sini. Mengapa? Ayat 11 menyatakan bahwa beberapa dari mereka demikian waktu dahulu, tetapi mereka telah memberi diri disucikan, telah dikuduskan, dan telah dibenarkan dalam nama Tuhan Yesus Kristus dan dalam Roh Allah.” (1 Kor. 6:11 TB). Maka, kita yang sungguh-sungguh telah lahir baru tidak lagi hidup sebagai pembuat dosa (bergaya hidup dosa), dan kita telah dibenarkan sehingga tidak mungkin binasa.

2019-10-12T09:57:58+07:00