//16/02/17 – Mengusahakan dan memelihara Taman Eden kita

16/02/17 – Mengusahakan dan memelihara Taman Eden kita

Kamis, 16/02/2017

MENGUSAHAKAN DAN MEMELIHARA “TAMAN EDEN” KITA


M1 – Membaca Firman di Hadirat Kristus

Kejadian 2:15-18

 

M2 – Merenungkan Firman di Hadirat Kristus

1. Apa yang dilakukan Allah atas manusia dan apa tugas yang diberikan kepadanya? (ay. 15)

2. Perintah apakah yang diberikan Allah kepada manusia? Apa akibatnya bila manusia tidak taat kepada perintah tersebut? (ay. 16-17)

3. Apakah yang akan Allah lakukan kepada manusia agar manusia menjalankan tugas yang diberikan kepadanya? (ay. 18)

 

PENGAJARAN:

Kita telah belajar sebelumnya bahwa Kerajaan Allah adalah hak mutlak pemerintahan Allah atas umatNya. Pada waktu Allah mendirikan KerajaanNya di bumi, Ia menempatkan manusia di dalam Taman Eden yang adalah gambaran KerajaanNya. Allah berjanji akan melindungi, memberkati, dan melipatgandakan manusia dalam kerajaanNya. Allah mempunyai hak mutlak kepemilikan atas segala yang ada dalam KerajaanNya. Kemudian, Allah mulai memerintahkan manusia untuk menaati konstitusi/hukum KerajaanNya. Apabila tidak memakan buah pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat, maka manusia akan hidup kekal dalam kerajaanNya. Namun karena tidak taat, manusia pasti akan mati baik secara rohani maupun jasmani. Allah memberikan tugas pada manusia dalam KerajaanNya, agar manusia mengusahakan dan memelihara Taman Eden yang dipercayakan kepadanya.

Jadi, kita yang ada di dalam Kerajaan Allah dipercayakan sebuah “Taman Eden” yang adalah penugasan kita. Taman Eden kita dapat berupa: hidup pribadi, pernikahan, keluarga, pekerjaan, studi, bisnis/usaha yang ditugaskan oleh Allah kepada kita. Kata “mengusahakan” dalam bahasa aslinya mempunyai arti “bekerja sebagai tindakan penyembahan”. Jadi, kita ditugaskan oleh Allah untuk bekerja di Taman Eden kita sebagai bentuk penyembahan kepada Allah. Pekerjaan kita adalah ibadah kita. Kata “memelihara” mempunyai arti “menjaga dari penyusupan musuh”. Kita ditugaskan untuk selalu menjaga Taman Eden kita dari serangan dan pekerjaan Kerajaan Kegelapan yang mau merusak taman kita.

Selanjutnya, agar Adam dapat bertugas dengan maksimal, Allah menyediakan bagi Adam seorang penolong yang sepadan. Kita hanya dapat berkarya maksimal dalam Kerajaan Allah bila kita bekerja dalam komunitas Kerajaan Allah. Inilah komunitas sepakat yang disebut kompak. Allah telah menetapkan kita bekerja dalam Kerajaan Allah. Kita tidak sendirian, tetapi bergerak dalam komunitas yang sehati.

2019-10-17T12:17:50+07:00