//16/06/16 – Mendoakan firman Tuhan (2)

16/06/16 – Mendoakan firman Tuhan (2)

Kamis, 16/06/2016

MENDOAKAN FIRMAN TUHAN (2)

 

M1 – Membaca firman di hadirat Kristus
Mazmur 42:1-43:5

 

M2 – Merenungkan firman di hadirat Kristus

Praktik mendoakan firman

1. Bacalah Mazmur 42 dan 43 dengan perlahan-lahan, yakni dengan penuh penghayatan. Pada saat Anda membacanya, pastilah ada ayat-ayat yang “menyentuh” hati Anda. Bacalah ayat yang menyentuh hati Anda itu berulang-ulang sambil semakin menghayatinya. Inilah mendoakan firman Tuhan. Anda mendoakan ayat itu sebagai kata-kata langsung yang Anda ucapkan pada Tuhan. Nikmatilah “sentuhan” tersebut sampai selesai, lalu berpindahlah ke ayat lainnya.

2. Catatlah hal-hal yang menyentuh Anda dari Mazmur 42 dan 43!

 

Tujuan Allah memberikan Alkitab kepada kita adalah agar kita berjumpa secara pribadi dan mengetahui isi hati Tuhan. Kristus selalu berjumpa dengan Bapa setiap hari. Ia berjalan bersama Bapa, melihat dan mendengar langsung apa yang dilakukan oleh Bapa. Waktu kita membaca firman yang adalah Allah sendiri, kita berjumpa dengan Allah itu. Kita mengucapkan firman Allah dengan lembut sambil merasakan hadiratNya. Saat firman menjamah kita, saat itu juga kita menyentuh surga dan hati kita diubahkan. Kita merasakan pribadi Tuhan lewat firman yang tertulis tersebut, dan berjumpa dengan KARAKTER TUHAN melalui firman yang kita doakan. Nikmatilah hadirat firman yang menyentuh. Tinggallah di hadiratNya sampai rasa hadiratNya itu memudar. Jika perasaan hadirat Allah memudar, jangan tertuduh. Itu bukan berarti Allah marah dan meninggalkan kita. Ingat, Allah itu Maha hadir, namun tubuh kita terbatas oleh kelemahan-kelemahan, sehingga tidak senantias merasakan hadiratNya. Kita harus ingat bahwa pribadi kita tidak akan terus-menerus “merasakan” hadiratNya, karena itu adalah dinamika. Ada waktu kita merasa Dia nyata, ada waktu kita merasa Dia kurang nyata. “Segala sesuatu selalu ada waktunya,” kata Pengkhotbah. Jika kita terus-menerus merasakan hadiratNya, kita justru tidak akan lagi mempuyai kasih yang aktif, yang melakukan pencarian kepada Allah. Allah ingin membangun hubungan kasih dengan kita. Kadang-kadang Ia membiarkan kita tidak merasakan hadiratNya untuk sesaat, agar kita terus mencari Dia sampai mendapatkanNya.

 

M3 – Mendengar dan melakukan firman Kristus

M4 – Membagikan firman Kristus

2016-05-25T08:00:35+07:00