//16/08/12 – Apa akibat tidak respek?

16/08/12 – Apa akibat tidak respek?

Kamis, 16/08/2012

APA AKIBAT TIDAK RESPEK?

Bacaan Firman :
Bacalah 1 Samuel 13:1-14 dan 1 Samuel 15:1-23 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Apa akibatnya bagi Saul ketika ia tidak menghormati otoritas di atasnya?
2. Apa yang terjadi seandainya ia menghormati otoritas?

Dari bacaan firman Tuhan hari ini, kita bisa melihat bahwa ketika kita tidak menghargai otoritas yang ditentukan oleh Tuhan bagi kita, ada akibat yang tidak baik yang terjadi pada kita. Nabi Samuel yang mengurapi Saul menjadi raja berkata, “Tuhanlah yang menyuruh aku melantik Baginda menjadi raja atas Israel umat-Nya. Sebab itu, hendaknya Baginda mendengarkan perintah TUHAN Yang Mahakuasa. Dia akan menghukum orang Amalek, karena leluhur mereka melawan orang Israel ketika orang Israel datang dari Mesir. Jadi, pergilah dan seranglah orang Amalek dan hancurkanlah segala milik mereka. Janganlah tinggalkan sesuatu apa pun; bunuhlah semua orang laki-laki, wanita, anak-anak dan bayi; juga sapi, domba, unta dan keledai,”(I Samuel 15:1-3, IBIS). Saul dan seluruh rakyat berhasil membunuh tentara Amalek, tetapi Agag raja orang Amalek dibiarkan hidup oleh Saul, bahkan domba dan sapi yang paling baik dan yang paling gemuk, serta segala sesuatu yang berharga tidak dipunahkan. Apa yang terjadi dengan Saul? TUHAN berfirman kepada Samuel, “Aku menyesal telah mengangkat Saul menjadi raja, sebab ia telah berbalik daripada-Ku, dan tidak melaksanakan perintah-Ku,”(I Samuel 15:11, IBIS). Ketika kita tidak respek kepada Tuhan dan pemimpin, maka akibatnya fatal. Samuel berkata kepada Saul, “Manakah yang lebih disukai TUHAN, ketaatan atau kurban persembahan? Taat kepada TUHAN lebih baik daripada mempersembahkan kurban. Patuh lebih baik daripada lemak domba. Sebab membangkang terhadap TUHAN sama jahatnya seperti melakukan sihir, dan hati yang sombong sama jahatnya seperti menyembah dewa. Karena Baginda telah melawan perintah TUHAN, maka TUHAN pun tidak mengakui Baginda lagi sebagai raja,” (I Samuel 15:22-23, IBIS). Oleh karena itu, kita harus berhati-hati dengan sikap kita yang tidak respek kepada Tuhan. Akibat yang sangat mahal bagi Saul ketika ia tidak respek pada otoritas Tuhan, maka ia ditolak menjadi raja atas Israel. Bagaimana dengan Anda?

Praktek
Sudahkah kita memiliki sikap yang benar terhadap otoritas yang dipercayakan oleh Tuhan? Sharingkan Firman yang Anda dapat hari ini di komsel.

2012-07-25T08:19:15+00:00