///17 Soft-skill yang Diperlukan untuk Berkarya di Dunia Masa Kini

17 Soft-skill yang Diperlukan untuk Berkarya di Dunia Masa Kini

“Baiklah orang bijak mendengar dan menambah ilmu dan baiklah yang berpengertian memperoleh bahan pertimbangan.” – Amsal 1:5

 

Kita tentu sadar bahwa dunia bisnis masa kini semakin kompetitif, semakin cepat berubah secara tidak menentu, semakin kompleks, dan semakin sulit diprediksi. Semua perubahan ini memengaruhi tuntutan kualifikasi sumber daya manusia yang terlibat di dalamnya. Selain pengalaman dan kualifikasi kerja yang langsung terkait dengan bidang pekerjaan atau usahanya, faktor-faktor lain kerap pula dicari oleh perusahaan dari para kandidat yang akan berkarya bersama. Kali ini, kita akan menyoroti berbagai soft-skill yang diperlukan untuk berkarya di dunia masa kini.

 

Soft-skill adalah kualitas pribadi seseorang yang membuatnya terampil dalam berinteraksi maupun bersosialisasi di lingkungannya. Soft-skill juga mengacu pada kecerdasan emosi serta kemampuan berelasi dan memperlakukan orang lain secara efektif.

Meskipun sulit dinilai secara kuantitatif, soft-skill membawa manfaat yang nyata dan jelas. Yang terutama, soft-skill membuat seseorang menjadi jauh lebih produktif saat berkarya, karena keterampilan dalam cara memimpin, berkomunikasi, berperilaku, dan mengelola tim kerja. Di samping itu, manfaat soft-skill juga nyata untuk memperluas maupun meningkatkan nilai jejaring. Kemampuan menjalin interaksi bersama orang lain tentu sangat berguna untuk membangun relasi yang lebih luas dan lebih bernilai.

 

Nah, soft-skill apa saja yang dicari dan dibutuhkan di dunia kerja/usaha masa kini? Berikut adalah 17 soft-skill penting yang perlu dimiliki oleh para pekerja di bidang apa pun agar sukses berkarya. Gunakan daftar singkat ini sebagai alat bantu introspeksi diri untuk perbaikan.

  1. Beradaptasi

Selama hampir tiga tahun terakhir, pandemi Covid-19 mengubah tatanan dunia kerja dan memaksa kita untuk beradaptasi dengan lingkungan yang senantiasa berubah sewaktu-waktu. Keterampilan beradaptasi berarti mampu bekerja di berbagai lingkungan dan situasi serta sigap menyesuaikan diri terhadap berbagai perubahan. Kembangkan keterampilan beradaptasi dengan berlatih cepat mempelajari serta membiasakan diri dengan hal-hal baru.

 

  1. Berkomunikasi dengan efektif

Menyampaikan ide, pandangan, dan pendapat Anda secara ringkas dan lugas bukanlah keterampilan yang dapat otomatis kita miliki. Dengan peran komunikasi melalui berbagai media yang amat vital saat ini, Anda pun perlu melatih diri untuk bisa berkomunikasi dengan jelas, cepat, dan efektif, sekaligus fleksibel melalui berbagai saluran atau media.

 

  1. Berpikir kritis

Kemampuan berpikir kritis dalam menyikapi berbagai tantangan serta kreativitas untuk menghasilkan ide sangat diperlukan, apalagi untuk pekerja pada tingkat pemimpin. Pada tingkat pelaksana pun, pekerja dituntut untuk bukan bekerja secara rutin berdasarkan instruksi seperti robot saja, melainkan didorong untuk mampu melihat situasi dan kebutuhan di sekelilingnya secara kritis, sehingga bisa memecahkan berbagai persoalan yang tengah terjadi.

 

  1. Melek teknologi

Teknologi digital berkembang dengan sangat cepat dan dahsyat. Para pengusaha kini mencari orang-orang yang dapat memakai serta mengatasi masalah sehari-hari pada berbagai aplikasi digital yang memang berguna untuk untuk meningkatkan efisiensi proses kerja. Sebagai pekerja, Anda dituntut untuk bisa mengadopsi berbagai perkembangan teknologi digital untuk mempercepat dan menghemat seluruh sistem kerja (time and cost efficiency).

 

  1. Manajemen waktu dan tugas

Kemampuan bekerja secara multi-tasking dan mengelola waktu dalam proses kerja tersebut merupakan salah satu kualitas yang mutlak dimiliki oleh setiap pekerja. Mendemonstrasikan keterampilan manajemen waktu dan tugas dengan pengawasan kerja yang minimal akan menunjukkan kualitas profesional Anda.

 

  1. Berinisiatif dan proaktif

Kemampuan mengambil insiatif dan proaktif memberikan ide, memecahkan masalah, atau melakukan tindakan antisipatif demi peningkatan produktivitas merupakan keterampilan yang “mahal”. Para pengusaha selalu mencari orang yang memiliki kualitas ini, yang bertindak dalam berbagai situasi tanpa perlu menunggu instruksi atau disuruh-suruh. Keterampilan ini terutama sangat dibutuhkan dalam menghadapi berbagai masalah, ancaman, dan peluang. Semakin Anda berinisiatif dan proaktif, semakin Anda mampu menuai momentum yang tepat dan cepat.

 

  1. Bekerja sama dalam tim

Mampu bekerja sama dalam tim sangatlah penting. Budaya kerja dan bisnis masa kini adalah budaya kolaborasi. Buktikan bahwa Anda bukan hanya mahir berkarya sendiri, melainkan juga terampil bekerja sama dengan orang lain dalam tim untuk efektif menyelesaikan tugas. Keterampilan bekerja sama dalam tim berarti mampu mengelola konflik, berelasi dengan sesama (termasuk orang-orang “sulit” atau bermasalah), berkolaborasi sesuai pemetaan kekuatan dan kelemahan di dalam tim, serta berbagi ide.

 

  1. Kepemimpinan

Saat ini, kepemimpinan yang kuat semakin dibutuhkan dalam iklim kerja dan usaha yang dinamis. Anda tidak boleh hanya “jago” menyuruh dan mengontrol orang yang dipimpin, tetapi Anda dituntut lebih jauh dari itu. Anda harus bisa memberdayakan, mengayomi, menginspirasi, dan memotivasi orang-orang untuk bekerja dengan prima demi pencapaian tujuan bersama yang disepakati. Itulah kepemimpinan.

 

  1. Self-management dan self-supervision

Mandirilah dalam bekerja. Kemampuan untuk mengatur dan mengawasi diri sendiri agar tetap efektif bekerja adalah sesuatu yang penting, karena saat ini banyak orang memegang beberapa peran sekaligus (multitasking) dalam pekerjaan/usahanya. Jika Anda selalu membutuhkan pengawasan dan cenderung lalai saat tidak diawasi, Anda perlu khusus melatih diri dalam keterampilan ini.

 

  1. Berjejaring

Kemampuan membangun hubungan dan mengembangkan jejaring adalah salah satu kunci untuk berkembang di era ini. Kemampuan ini akan mengantar Anda untuk menembus pasar baru, bermitra dengan orang-orang yang tepat, menebar pengaruh positif kepada orang banyak, dan mendapatkan dukungan banyak pihak.

 

  1. Senantiasa belajar

Memiliki rasa ingin tahu dan dorongan di dalam diri untuk terus belajar seumur hidup adalah satu-satunya cara untuk tetap mengikuti perkembangan zaman. Tunjukkan bahwa Anda selalu bersemangat untuk belajar hal baru, bahkan mampu menemukan kebutuhan belajar bagi tuntutan masa depan. Gunakan berbagai sarana digital yang tersedia saat ini untuk membuat proses belajar lebih mudah dan berkelanjutan.

 

  1. Bernegosiasi

Kemampuan bernegosiasi dengan siapa pun: pekerja lain yang dipimpin, pemasok barang/layanan, pembeli atau pelanggan, atau pihak eksternal; adalah suatu aset yang sangat bernilai. Jika Anda memiliki keterampilan ini, kesuksesan demi kesuksesan sangat mungkin datang pada Anda.

 

  1. Self-soothing dan self-healing

Kejenuhan dan tekanan adalah masalah yang selalu ada di mana pun, termasuk di lingkungan atau situasi pekerjaan/usaha. Belajarlah mengelola pikiran dan keseimbangan kehidupan pribadi dan rutinitas kerja Anda, agar Anda tetap termotivasi dalam berkarya maupun kehidupan pribadi. Saat mengalami tekanan atau konflik, kemampuan Anda untuk self-soothing dan self-healing, yaitu kembali menenangkan emosi dan pikiran tanpa tergantung pada bantuan pihak lain atau tergantung pada perubahan situasi tekanan/konflik itu, sangatlah penting. Tanpanya, Anda akan selalu terombang-ambil, mudah tumbang, bahkan rentan terdera gangguan kesehatan mental.

 

  1. Kecerdasan emosional

Kecerdasan emosional adalah kesediaan dan kemampuan untuk memahami emosi, baik emosi Anda sendiri maupun emosi orang lain. Selain emosi diri sendiri, ini berarti Anda mampu memahami perasaan orang lain, dorongan yang memotivasi mereka, dan alasan perilaku mereka. Kecerdasan emosional yang baik membantu mewujudkan kolaborasi yang lebih baik, komunikasi yang lebih kuat, dan kepemimpinan yang lebih baik.

 

  1. Kepercayaan diri

Belajarlah untuk lebih percaya diri dengan kemampuan Anda, sambil mengingat bahwa setiap orang memiliki kekuatan dan kelemahannya masing-masing. Dengan kepercayaan diri yang makin meningkat, Anda akan terlatih untuk mampu mengatasi rasa takut atau ragu dalam berkarya. Orang yang memiliki rasa percaya diri yang baik cenderung lebih produktif dalam menjalankan tugas-tugasnya.

 

  1. Kegigihan untuk bangkit

Kegigihan untuk bangkit setelah suatu pengalaman kegagalan atau kesalahan sering disebut dengan istilah bahasa Inggrisnya: resilience. Semua orang pasti mengalami berbagai gangguan, tekanan, dan kesulitan, yang tentunya dapat mengakibatkan kesalahan atau kegagalan di pekerjaan/usaha. Latihan untuk bangkit kembali dan mencoba lagi terus-menerus akan mengembangkan kegigihan dan ketangguhan sehingga kita akan makin tahan banting dalam “segala cuaca”.

 

  1. Public-speaking

Salah satu cara orang mengukur dan menilai kualitas profesional Anda adalah lewat kemampuan Anda berbicara di depan umum (public-speaking). Perhatikan saat Anda melakukan presentasi: apakah Anda percaya diri, menyampaikan pikiran dengan lancar dan jelas untuk pemahaman pendengar, cerdas dalam menjawab berbagai pertanyaan yang muncul, serta mampu menguasai diri tanpa gugup saat menghadapi banyak orang? Semua ini merupakan keterampilan yang perlu dilatih dan dikuasai, yang pada akhirnya akan menunjukkan kualitas unggul Anda.

 

Amsal 1:5 berkata, “Baiklah orang bijak mendengar dan menambah ilmu dan baiklah orang yang berpengertian memperoleh bahan pertimbangan,” mengingatkan kita untuk tidak berhenti menambah ilmu terus-menerus agar kita semakin bijak. Mari kita latih 17 soft-skill yang dijelaskan tadi setiap saat agar diri kita semakin berkualitas. Dengan daftar ini, setidaknya Anda menyadari bahwa ada begitu banyak potensi pengembangan diri dalam hal soft-skill yang dapat membawa Anda makin maksimal dalam berkarya. Selamat berlatih.

2022-07-27T10:36:31+07:00