//17/02/14 – Ibadah dalam studi

17/02/14 – Ibadah dalam studi

Senin, 17/02/2014

IBADAH DALAM STUDI

Bacaan Firman
Bacalah Amsal 1:1-7 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Apa tujuan ditulisnya Amsal? (ayat 1-4). Untuk siapa lagi amsal ditulis? (ayat 5-6).
2. Jadi, apakah inti utama dari amsal-amsal yang ditulis ini? (ayat 7).

Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan. Inilah hubungan sebab akibat. Karena ternyata, pengetahuan berasal dari takut akan Tuhan. Pengetahuan yang dimaksud adalah pengetahuan yang disertai dengan kebijaksanaan, bukan sekedar pengetahuan di otak (Amsal 1:4).

Bila kita terus-menerus mempraktekkan ibadah yang sejati, maka hati kita juga akan disentuh oleh hadirat dan kasih Tuhan. Kita semakin takut akan Tuhan. Bila hati kita terus-menerus disentuh oleh hadirat dan kasih Tuhan, maka jantung kitapun berfungsi maksimal. Dalam jantung kita terdapat 40.000 sel otak, yang berfungsi sebagai otak “ke dua”, dan yang turut mempengaruhi otak kita. Dr. Andrew Amour, dalam penelitiannya menjelaskan bahwa dalam kasus-kasus transplantasi jantung, pasien penerima donor terpengaruh dan mengalami perubahan hidup sesuai dengan sifat-sifat si donor, yang terekam pada sel-sel otak yang terdapat pada jantungnya. Seorang wanita yang lemah lembut berubah menjadi seorang wanita yang suka minum alkohol dan bermain football setelah ia menerima transplantasi jantung dari seorang wanita yang mempunyai kebiasaan minum alkohol dan bermain football.

Jadi, bila sel-sel di jantung hati kita yang takut akan Allah, maka “otak kedua” kita pun akan mengarahkan dan mempengaruhi informasi-informasi yang ada dan membuat kita bukan hanya pintar, tetapi juga bijaksana. Ada kesaksian yang meneguhkan hal ini. Saya mendengar kesaksian Bill Gothard tentang masa kecilnya. Bill Gothard adalah seorang hamba Tuhan yang sangat dahsyat dipakai oleh Tuhan untuk memberikan pengajaran tentang karakter. Ia adalah seorang hamba Tuhan yang bukan hanya intelek, tetapi juga sangat bijaksana. Namun jika kita mendengar tentang kisah masa kecilnya, maka akan membuat kita terkagum-kagum pada Tuhan.

Bill berasal dari keluarga Kristen yang baik. Ia memiliki orang tua yang takut akan Tuhan. Sewaktu kecil, berulang kali ia ditolak dari sekolah karena dianggap bodoh dan tidak bisa mengikuti pelajaran dengan baik. Tetapi orang tua Bill mengambil tanggung jawab untuk mendidiknya. Setelah bertahun-tahun Bill dididik oleh orang tuanya dengan membaca Alkitab, suatu hari Bill dibawa kembali ke sekolahnya. Di sekolah itu, diadakan diskusi dan ternyata Bill membuat orang-orang di sekolah tersebut tercengang karena hikmat yang keluar dari mulutnya. Mereka menyimpulkan bahwa Bill Gothard lebih bijaksana dari guru-gurunya.

Praktek
1. Didiklah anak-anak Anda dari kecil agar mereka takut akan Tuhan. Praktekkanlah ibadah yang sejati dalam kehidupan sehari-hari.
2. Menanam firman di hati: Amsal 1:7

2019-10-11T06:21:07+07:00