//17/11/13 – Merasa betah di tempat kediaman Tuhan

17/11/13 – Merasa betah di tempat kediaman Tuhan

Minggu, 17 November 2013

MERASA BETAH DI TEMPAT KEDIAMAN TUHAN

Bacaan Firman
Baca Mazmur 15:1-5 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Hal apakah yang Daud pertanyakan? (ayat 1). Siapakah yang boleh menumpang (diam) di kemah (rumah) Tuhan?

a. Ayat 2 ……………………………………………………..
b. Ayat 3 …………………………………………………….
c. Ayat 4 …………………………………………………….
d. Ayat 5a …………………………………………………….

2. Apa yang akan terjadi bagi orang-orang yang berlaku seperti dalam ayat 2-5? (ayat 5b).

Ternyata, orang yang boleh berdiam di rumah Tuhan adalah orang yang tidak berbuat dosa, terutama dosa terhadap sesamanya. Dosa menjadi penghalang keintiman antara kita dengan Allah dan antara kita dengan sesama. Dengan perkataan lain, dosa membuat kita tidak betah atau tidak merasa “home” di rumah Tuhan. Kemah dan gunung kudus ini menunjukkan kemah Daud di bukit Sion, yang menggambarkan (menubuatkan) komunitas-komunitas (gereja) di dalam Perjanjian Baru (Kisah Para Rasul 15:15-18). Dosa memang merusak hubungan kita dengan Allah dan sesama. Dosalah yang membuat kita tidak betah tinggal di rumah Tuhan. Nah, apakah jalan keluarnya? Di dalam Perjanjian Lama, jika seseorang berbuat dosa, ia harus datang kepada seorang imam dan mengakui segala dosanya. Kemudian imam akan melakukan pendamaian atas dosa-dosanya dengan mempersembahkan korban. Tetapi, dalam Perjanjian Baru, kita dapat saling menjadi imam, seorang akan yang lain, karena kita semua adalah imam-imam. Kita mengaku dosa pada Tuhan dan sesama dengan mengandalkan korban Yesus di kayu salib, agar kita bisa diampuni dan dipulihkan kembali supaya kita betah tinggal di rumah Tuhan. Marilah kita mempraktekkan hal ini di komsel kita.

Praktek Firman Tuhan
1. Mintalah Roh Kudus untuk menyatakan dosa-dosa yang membuat kita tidak intim dengan Tuhan dan sesama. Akuilah dan bertobatlah dari dosa-dosa tersebut.
2. Menanam firman: Renungkan dan perkatakanlah 1 Yohanes 1:8-9 secara berulang-ulang.

2013-10-23T03:13:45+07:00