18/01/19

Jumat, 18/1/2019

  • Bacaan: Keluaran 2-4; Lukas 8-10
  • Bacalah pasal-pasal ini di dalam hadirat Kristus; mintalah tuntunan Roh Kudus agar kita dapat mengerti gambar besar dari isi pasal-pasal yang dibaca.

 

Pendalaman PL dan PB: Keluaran 2:23-3:22; Lukas 9:22-27

  1. Bacalah beberapa kali perikop ini.
  2. Lakukan langkah M1 dan M2 (baca bagian PETUNJUK 4 LANGKAH BELAJAR ALKITAB/4M di awal materi renungan ini). Belajarlah dan catatlah hal-hal yang didapat dari kedua langkah itu.
  3. Catatlah renungan pribadi hari ini dan buatlah rencana M3 dan M4.

 

Renungan PL:

Kitab Keluaran dimulai dari peristiwa penindasan orang Israel di Mesir setelah muncul raja Firaun yang tidak mengenal Yusuf. Di tengah-tengah perbudakan inilah lahir Musa yang dipanggil menjadi pelepas bangsa Israel. Setelah Musa lari dari istana Mesir dan tinggal di Midian, ia berjumpa dengan TUHAN dan menerima panggilan untuk melepaskan bangsa Israel dari perbudakan di Mesir.

 

Allah memanggil Musa untuk proses Keluaran (Exodus) ini adalah karena Perjanjian yang dibuat-Nya dengan Abraham, Ishak, dan Yakub, bahwa Ia akan memberikan negeri perjanjian (Kanaan) itu kepada keturunan Abraham. Oleh karena itulah Allah memperkenalkan diri-Nya kepada Musa sebagai YHVH (Yehovah) yang artinya “Aku adalah Aku” atau “I Am” (dalam bahasa Inggris). Nama Allah (YHVH) artinya “Aku Hadir” atau “Aku Ada Terus”. Allah menjelaskan apa yang akan dilakukan-Nya melalui Musa terhadap Firaun dan orang Mesir sehingga orang Israel pasti akan keluar dari Mesir.

 

Renungan PB:

Yesus menyatakan kepada murid-muridnya bahwa Dia akan menderita, ditolak pemimpin-pemimpin agama, dibunuh, dan bangkit pada hari ketiga. Inilah inti kekristenan yang sangat penting: salib Yesus. Untuk mengikut Yesus, kita perlu menyangkal diri dan memikul salib setiap hari. Tanpa memikul salib setiap hari, kita tidak dapat mengikut Yesus. Mengapa? Sejak jatuh ke dalam dosa, respons otomatis kita sebagai manusia telah dikuasai oleh diri (ego) kita. Inilah musuh Kerajaan Allah, yaitu kerajaan Ego. Hanya dengan menaklukkan Ego kita melalui memikul salib dan menyangkal diri setiap harilah, kita dapat hidup maksimal dalam Kerajaan Allah.

2019-10-12T10:03:52+07:00