//18/09/2023 – Saling Menghormati melalui Praktik Karunia

18/09/2023 – Saling Menghormati melalui Praktik Karunia

Senin, 18/9/2023

Bacaan harian setahun: Yesaya 41-42; Lukas 7-8

Saling Menghormati melalui Praktik Karunia

 

M1 – Membaca Firman di Hadirat Kristus

1 Korintus 12:14-27

M2 – Merenungkan Firman di Hadirat Kristus

  1. Bagaimana karunia dapat meruntuhkan kesombongan manusia? (ay. 14-17)
  2. Hal apakah yang harus kita lakukan dengan karunia dalam Firman bacaan ini? (ay. 19-23)

 

Renungan:

Dalam renungan kali ini, kita menemukan cara meruntuhkan kesombongan. Paulus memberikan penjelasan yang masuk akal, “Karena tubuh juga tidak terdiri dari satu anggota, tetapi atas banyak anggota. … Andaikata kaki berkata: ‘Karena aku bukan tangan, aku tidak termasuk tubuh’, jadi benarkah dia tidak termasuk tubuh? Dan andaikata telinga berkata: ‘Karena aku bukan mata, aku tidak termasuk tubuh’, jadi benarkah dia tidak termasuk tubuh? Andaikata tubuh seluruhnya adalah mata, di manakah pendengaran? Andaikata seluruhnya adalah telinga, di manakah penciuman?” Mengapa hal seperti ini ditekankan? Karena Tuhan ingin menghormati manusia sebagai Tubuh Kristus. “Tetapi Allah telah memberikan kepada anggota, masing-masing secara khusus, suatu tempat pada tubuh, seperti yang dikehendaki-Nya. Andaikata semuanya adalah satu anggota, di manakah tubuh? Memang ada banyak anggota, tetapi hanya satu tubuh.” Di sinilah runtuhnya kesombongan manusia. Karena mau atau tidak mau, suka atau tidak suka, kita pasti saling membutuhkan. Selainitu, justru anggota tubuh yang paling lemahlah yang diperhatikan secara khusus, “Hal itu tidak dibutuhkan oleh anggota-anggota kita yang elok. Allah telah menyusun tubuh kita begitu rupa, sehingga kepada anggota-anggota yang tidak mulia diberikan penghormatan khusus.” Paulus menjelaskan maksudnya, “Kamu semua adalah Tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya.” Mari saling menghormati dalam Tubuh Kristus melalui praktik karunia kita masing-masing.

2023-08-24T14:24:06+07:00