//18/04/13 – Lidahmu menentukan kemenanganmu atau kekalahanmu

18/04/13 – Lidahmu menentukan kemenanganmu atau kekalahanmu

Kamis, 18/04/2013

LIDAHMU MENENTUKAN KEMENANGANMU ATAU KEKALAHANMU

Bacaan Firman
Bacalah Bilangan 13:31-33; 14:1-10 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan renungan
1. Seberapa jauh pengaruh perkataan 10 pengintai yang tidak beriman?
2. Apa yang membuat Yosua dan Kaleb dibenarkan oleh Tuhan?

Setiap orang pasti ingin menang dalam hidupnya, menang terhadap masalah. Namun tidak akan ada kemenangan, tanpa melihat Tuhan lebih besar dari masalah kita. Demikian juga halnya dengan 10 orang pengintai yang memberi laporan, yang tercatat di Akitab sebagai ‘kabar busuk’ (Bilangan 13:32 berkata: “Juga mereka menyampaikan kepada orang Israel kabar busuk tentang negeri yang diintai mereka, dengan berkata: “Negeri yang telah kami lalui untuk diintai adalah suatu negeri yang memakan penduduknya, dan semua orang yang kami lihat di sana adalah orang-orang yang tinggi-tinggi perawakannya.“). Mereka yang menyampaikan kabar busuk ini adalah orang-orang yang berada pada level pemimpin. Akibatnya 12 suku Israel, termasuk suku Yosua dan Kaleb mempercayai kabar busuk ini. Bilangan14:1 menulis: “Lalu segenap umat itu mengeluarkan suara nyaring dan bangsa itu menangis pada malam itu. Bersungut-sungutlah semua orang Israel kepada Musa dan Harun; dan segenap umat itu berkata kepada mereka: “Ah, sekiranya kami mati di tanah Mesir, atau di padang gurun ini!” Pelajaran apa yang bisa kita ambil dari kisah ini? Janji Tuhan dibatalkan oleh apa? Nasib dan masa depan ditentukan oleh siapa? Amsal 18:21 pun berkata: “Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya”. Kemenangan dan kekalahan kita tidak ditentukan oleh orang lain, tetapi oleh diri sendiri, melalui perkataanmu, karena perkataan yang kita dengar inilah yang menentukan bagaimana hati kita mempercayai sesuatu. Janganlah bergaul dengan orang yang selalu membawa ‘kabar busuk’. Mazmur 1:1 mengajarkan kita untuk tidak menurut nasihat orang fasik dan tidak duduk dalam kumpulan pencemooh. Belajarlah dari dunia internet di mana kita bisa mencegah berita sampah atau berita busuk masuk ke inbox kita dengan sistem yang disebut spam filter. Ketika kita mengaktifkan sistem spam filter, secara otomatis email-email sampah (‘kabar busuk’) akan tersaring, tidak masuk ke inbox (‘pikiran dan hati’) kita, namun masuk ke spam folder (‘tidak perlu dipercayai’). Selalu perkatakan iman kepada Firman Tuhan seperti Yosua dan Kaleb “..Tuhan menyertai kita; janganlah takut kepada mereka” (Bilangan 14:9). Alamilah, kemuliaan Tuhan akan menaungi orang yang memberi kabar yang membangkitkan iman.

Praktek:
Perkataan busuk apa yang ada dalam hidup Anda selama ini? Apa dampaknya pada orang-orang di sekitar Anda? (misal: membicarakan keburukan hasil karya orang lain) Apakah ada perkataan Anda yang membuat orang lain lebih mempercayai Tuhan selama ini? (mis: menceritakan kebaikan Tuhan sekalipun keadaan sulit)

2013-03-27T07:48:14+07:00