//18/10/12 – Dengarkan suara Tuhan

18/10/12 – Dengarkan suara Tuhan

Rabu, 18/10/2012

DENGARKAN SUARA TUHAN

Bacaan Firman :
Bacalah Kejadian 7:1-24 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini

Pertanyaan Renungan.
1. Apa perintah Tuhan kepada Nuh?(ayat 1).
2. Apa tindakan Tuhan selanjutnya setelah Nuh taat kepada Tuhan? (ayat 16).

Mengapa kita perlu mendengarkan suara Tuhan? Karena Tuhan bertanggungjawab atas kita. Ia berfirman kepada nabi Nuh, “Masuklah ke dalam bahtera itu, engkau dan seisi rumahmu, sebab engkaulah yang Kulihat benar di hadapan-Ku di antara orang zaman ini,”(ayat 1). Perintah Tuhan ini penting, karena hanya orang yang masuk ke dalam bahteralah yang akan selamat. Nuh, adalah orang benar dan ia segera mentaati perintah Tuhan, sehingga umat manusia selamat dari kepunahan. Nuh bertindak dengan iman untuk masuk ke dalam bahtera, sehingga terpeliharalah mereka. Penulis Ibrani berkata, “Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia. Karena iman, maka Nuh–dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan–dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya; dan karena iman itu ia menghukum dunia, dan ia ditentukan untuk menerima kebenaran, sesuai dengan imannya,”(Ibrani 11:6-7). Jika Nuh mendengar dan taat, seharusnya kita juga taat. Kini, kita tidak perlu masuk ke dalam bahtera, tetapi hanya mengakui Yesus lewat mulut kita untuk diselamatkan. Paulus berkata, “Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan,”(Roma 10:9-10). Orang yang menerima Yesus pasti diselamatkan dari murka Allah. Yohanes berkata, “Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup,”(I Yohanes 5:11-12). Jadi, dengarkanlah suara Tuhan bagi Anda dan keluarga.

Praktek
Sudahkah Anda mendengar suara Tuhan dan mentaatinya? Jika belum, mengapa? Apa komitmen Anda untuk dilakukan? Bagikan pengalaman Anda di komsel.

2012-09-28T09:40:17+00:00