//18/10/13 – Firman tertanam di hati

18/10/13 – Firman tertanam di hati

Jumat, 18 Oktober 2013

FIRMAN TERTANAM DI HATI

Bacaan Firman
Bacalah Amsal 4:20-24 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Apa perintah Tuhan bagi kita untuk dilakukan (ayat 20-21)? Mengapa (ayat 22)?
2. Apa yang harus kita praktekkan terus-menerus untuk mengalami mukjizat (ayat 23-24)?

Banyak orang Kristen memiliki pengetahuan yang luas tentang firman Tuhan, namun firman tidak mengubah hidupnya. Sebaliknya, pengetahuan mengisi otak kiri dan menjadikannya sombong (1 Korintus 8:1-2). Mengapa? Sebab firman Tuhan belum tertanam di lubuk hatinya. Lubuk hati adalah bagian terdalam manusia, yang mengendalikan seluruh hidupnya. Dari hatilah seluruh kehidupan kita terpancar, baik ataupun jahat. Lubuk hati jahat memancarkan hidup yang rusak dan merusak orang lain. Lubuk hati yang benar dan penuh kasih memancarkan hidup serupa Kristus yang bisa mendatangkan berkat bagi banyak orang. Lubuk hati berkaitan dengan pikiran bawah sadar. Firman Tuhan akan mendatangkan pengaruh yang dahsyat bila ditanam di pikiran bawah sadar. Pikiran bawah sadar adalah bagian yang dirancang oleh Tuhan untuk mengoperasikan seluruh tubuh kita. Pikiran mengontrol seluruh fungsi organ, jaringan, otot, tulang, dan semua sistem tubuh selama 24 jam. Pikiran bawah sadar bekerja non-stop sepanjang hari, baik kita tidur maupun bangun. Semua organ tubuh berfungsi secara otomatis tanpa dikontrol oleh pikiran sadar kita. Ia mengontrol sistem pencernaan, sistem peredaran darah, sistem getah bening, dan seluruh sistem tubuh kita. Itulah sebabnya, hidup kita terpancar dari pikiran bawah sadar (lubuk hati) kita. Semua pikiran moral yang masuk ke otak disaring, apakah menjadi pikiran sementara atau disimpan sebagai pikiran permanen demi sikap moral. Bila pikiran sadar memutuskan untuk menyimpannya di memori bawah sadar, maka pikiran secara otomatis mengontrol tubuh untuk taat sesuai yang sudah tertanam disitu. Jadi, firman Tuhan harus tertanam di hati (pikiran bawah sadar), agar menggerakkan seluruh tubuh kita untuk mentaati firman Tuhan. Dahsyat sekali!

Praktek
Praktekkanlah untuk penanaman firman Tuhan ke dalam pikiran bawah sadar kita. Praktekkan prinsip Amsal 4:20-24. Pergunakan pandangan rohani (visual/ gambar-gambar), telinga rohani (audio /kata-kata), dan hati (intuisi). Peliharalah apa yang sudah Anda tanam, jangan sampai hilang/rusak. Jaga juga hati Anda terhadap pikiran-pikiran yang jahat, yang mencoba masuk ke dalam hati (pikiran bawah sadar) Anda. Sering-seringlah ucapkan kebenaran firman yang sedang Anda tanam itu.

2019-10-03T23:52:52+07:00