//19/07/2022 – Mempraktikkan Iman untuk Hidup Damai dengan Allah

19/07/2022 – Mempraktikkan Iman untuk Hidup Damai dengan Allah

Selasa, 19/7/ 2022

Bacaan harian setahun: Mazmur 120-121; 2 Tesalonika 2-3

Mempraktikkan Iman untuk Hidup Damai dengan Allah

 

M1 – Membaca Firman di Hadirat Kristus

Roma 5:1-11

M2 – Merenungkan Firman di Hadirat Kristus

  1. Hal apakah yang dibutuhkan untuk hidup damai dengan Allah? (ay. 1)
  2. Karena siapakah kita dapat datang kepada kasih karunia? (ay. 2-6)
  3. Mengapa kita disebut bisa bermegah dengan keadaan kita? (ay. 8-11)

 

Renungan:

Kristen orang muda sering mengalami kegoyahan jiwa dan mudah terguncang hingga mundur dalam mengikuti Tuhan. Karena itu, Paulus menguatkan kita, “Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus.” Artinya, kita tidak perlu ragu dengan pilihan kita. Oleh iman kita hidup dalam damai dengan Allah Bapa. Hati kita perlu ditenangkan di hadapan Tuhan. Bahkan, “Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah.” Luar biasa. Hanya orang yang hidup dalam Firman Tuhanlah yang boleh bermegah untuk menerima kemuliaan Allah. Mengapa? Karena, “Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.” Dengan demikian, sebagai orang muda kita berjalan bersama Tuhan dalam keadaan kita yang sebenarnya. Paulus menegaskan, “Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!” Jangan takut terhadap tuduhan yang tidak memiliki dasar. Iman kita akan membawa kita untuk mengalami kasih karunia demi kasih karunia.

2022-06-25T10:09:02+07:00