//19/07/13 – Menjadi saksi Kristus melalui kehidupan sehari-hari

19/07/13 – Menjadi saksi Kristus melalui kehidupan sehari-hari

Jumat, 19/07/2013

MENJADI SAKSI KRISTUS MELALUI KEHIDUPAN SEHARI-HARI

Bacaan Firman
Bacalah Lukas 9:23-26 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Apa yang akan kita alami setiap hari bila kita ingin menjadi saksi Kristus? (ayat 23-24).
2. Apa yang akan terjadi jika kita malu bersaksi tentang Yesus?(ayat 25-26).

Dalam renungan Saat Teduh hari ini, kita mendapati suatu kebenaran tentang bagaimana kita menjadi saksi Kristus setiap hari. Yesus berkata, “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku. Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan menyelamatkannya,”(ayat 23-24). Menjadi saksi mempunyai maksud yang lain yakni memikul salib kita setiap hari. Biasanya kita takut untuk bersaksi kepada orang lain ketika kita mempertimbangkan harga yang harus kita bayar. Itulah sebabnya, mengapa Yesus memberikan tantangan perbandingan yang menantang, “Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia membinasakan atau merugikan dirinya sendiri? Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku, Anak Manusia juga akan malu karena orang itu, apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan-Nya dan dalam kemuliaan Bapa dan malaikat-malaikat kudus,”(ayat 25-26). Kedengaran hidup kita seakan-akan sangat mengerikan sebagai saksi Kristus. Mengapa? Karena Tuhan Yesus pernah hidup sebagai manusia, sehingga Ia tahu bagaimana kedagingan dan hawa nafsu yang selalu menggoda manusia setiap hari bisa dimatikan atau disalibkan sampai mati. Dan untuk meyakinkan kita bahwa kita sebagai manusia bisa mengalahkan dosa dan kedagingan adalah memakukan pada kayu salib. Yesus datang ke dunia dan mati di atas kayu salib untuk menebus dosa kita dan melalui kuasa kebangkitanNya, kita memperoleh kekuatan baru untuk menang atas segala dosa. Jadi, setiap orang Kristen yang menyangkal diri dan memikul salib Kristus, pasti memperoleh kekuatan Allah! Jika seseorang memperoleh kekuatan baru dari Allah, maka ia akan hidup dalam kemenangan demi kemenangan setiap hari. Bukan hanya menang terhadap hal-hal besar saja, tetapi hal-hal kecil pun kita bisa menang. Oleh karena itu, janganlah ragu dan malu memberitakan Injil Kristus.

Praktek.
Evaluasilah diri: di mana letak kelemahan Anda? Buatlah komitmen untuk memperbaikinya.

2013-06-29T02:42:46+07:00