//19/07/2012 – Jangan Memandang Muka

19/07/2012 – Jangan Memandang Muka

Kamis, 19/07/2012

Jangan memandang muka

Bacaan Firman :
Bacalah Yakobus 2:1-13 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Apa yang diperintahkan oleh Tuhan untuk mengamalkan iman kita? (ayat 1).
2. Mengapa kita tidak boleh membuat perbedaan saat menyambut orang kaya dan orang miskin? (ayat 4).

Manusia cenderung melihat penampilan luar. Sering kali kita mudah tertipu dengan apa yang tampak oleh mata jasmani kita. Sebab, apa yang terlihat oleh kita biasanya membuat kita berpikir dan akhirnya merancangkan pertimbangan-pertimbangan atau pendapat-pendapat dalam kita untuk dilakukan. Contohnya adalah apa yang tampak di luar seperti pakaian atau perhiasan tertentu bisa saja menjadi pusat perhatikan kita untuk membuat keputusan. Karena itu, kita kurang sekali dalam hal memperhatikan apa yang ada di dalam yaitu manusia batiniahnya. Itulah sebabnya, penampilan luar tersebut lambat laun menyeret kita ke dalam keduniawian. Ketika kita berada di level ini, maka kita membuat perbedaan-perbedaan dengan memperlakukan orang-orang di sekitar kita secara tidak seimbang. Kita mulai membuat perbedaan dengan memperlakukan atau melayani orang-orang kaya dan orang miskin secara berbeda atau sepihak. Dengan cara itu, kita bertindak sebagai hakim dalam pikiran yang mulai jahat dan busuk. Jadi, Tuhan mau agar ketika kita melayani seseorang, kita harus memberikan yang terbaik dari diri kita. Kita melayani dengan kasih yang tulus, baik kepada orang kaya mau pun kepada orang miskin. Itulah maksud yang disimpaikan oleh Yesus di dalam Markus 12:30-31, yaitu, “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.” Kita harus mengasihi sesama manusia, baik orang kaya maupun orang ysng miskin seperti Tuhan Yesus mengasihi mereka. Jika kita memiliki hati seperti Yesus, maka karakter Kristus akan bersinar melalui kehidupan kita.

Praktek
Sudahkah kita melayani siapapun dengan kasih yang tulus tanpa membedakan antara orang kaya dan orang miskin? Kapankah terakhir kali Anda melakukan yang terbaik kepada seseorang? Bagikanlah pengalaman Anda di komsel

2012-06-30T02:59:38+00:00