//20/12/15 – Diam di rumah Tuhan

20/12/15 – Diam di rumah Tuhan

Minggu, 20/12/2015

DIAM DI RUMAH TUHAN

M1 – Membaca firman di hadirat Kristus
Mazmur 27:1-14

 

M2 – Merenungkan firman di hadirat Kristus

1. Bagaimana gambaran yang Daud berikan tentang Allah? (ay. 1-3)

2. Apakah yang dirindukan oleh Daud? (ay. 4)

3. Apa yang terjadi ketika Daud diam di dalam rumah Tuhan? (ay. 5-6)

4. Apa yang dimaksud dengan “diam di rumah Tuhan” oleh Daud?

 

Saat menulis Mazmur 27, Daud sedang mengalami situasi yang sangat mengerikan. Namun, kita tidak menangkap kesan pesimis, ketakutan, frustrasi atau hal-hal negatif lainnya di dalam tulisan Daud ini. Sebaliknya, mazmur ini bernuansa optimis, tenang dan kuat. Mengapa? Daud yakin bahwa Allah akan memberikan keamanan, keselamatan dan damai sejahtera. Inilah yang membuat Daud rindu untuk diam di rumah Tuhan seumur hidupnya. Mazmur ini mengajarkan pada kita bahwa doa adalah sumber ketenangan. Dalam situasi yang sulit, Daud berdoa, “Hatiku mengikuti firmanMu: ‘Carilah wajah-Ku’; maka wajah-Mu kucari,” (ay. 8). “Tunjukkanlah jalanMu kepadaku, … tuntunlah aku di jalan yang rata,” (ay. 11). Daud mencari Tuhan dan mengikuti jalanNya, sehingga ia menjadi tenang dalam Allah dan berani berkata, “Aku tetap percaya” (ay.3), “Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan Tuhan…” (ay. 13). Apa yang kita sendiri lakukan ketika menghadapi pergumulan besar yang membuat jiwa kita takut dan gemetar? Alami ketenangan dan kekuatan baru di dalam hadirat Allah, melalui doa.

 

M3 – Mendengar dan melakukan firman Kristus

M4 – Membagikan firman Kristus

2015-11-27T02:29:22+07:00