2024 Outlook

Selamat Tahun Baru 2024!

Memasuki tahun 2024, banyak pelaku usaha dan pekerja profesional mengadakan seminar atau diskusi tentang proyeksi bisnis dan ekonomi untuk tahun 2024, yang sering disebut dengan “2024 Outlook”. Pandangan proyeksi ke depan ini menjadi salah satu referensi bagi para pelaku usaha dan pekerja profesional dalam mempersiapkan rencana kerja dan bisnis mereka.

Saya sendiri pun memperhatikan diskusi dan perbincangan yang muncul di berbagai kesempatan itu. Nada-nada pesimisme menjadi yang paling sering muncul dalam menyambut tahun 2024, dengan berbagai indikator yang menunjukkan bahwa kondisi ekonomi dan bisnis tahun 2024 sulit dan kurang baik, termasuk kecenderungan suku bunga yang masih tinggi (yang biasa disebut dengan istilah “higher for longer”). Memang, ekonomi Indonesia memiliki ketergantungan yang sangat tinggi pada transaksi ekspor dan hal ini sangat kuat dipengaruhi oleh harga komoditi yang diprediksi akan turun pada tahun 2024. Apalagi, tahun 2024 akan menjadi tahun Pemilu yang cukup panas bagi Indonesia, yang berpotensi menimbulkan gejolak politik tetapi masih penuh tanda tanya dan membuat ekonomi dan bisnis Indonesia terkatung-katung dalam status “wait and see”.

Dari sisi ekonomi global, dampak dan pengaruh regional dari ekonomi negeri Tiongkok, dampak lesunya ekonomi Amerika Serikat sebagai negara adidaya yang masih berjuang untuk menurunkan tingkat inflasi, serta kondisi perang Rusia-Ukraina yang tidak berkesudahan ditambah konflik perang antara Israel dan Hamas di Timur Tengah, membuat proyeksi ekonomi global pun tidak kalah suramnya. Jelas, perhitungan dan analisis logis menyimpulkan bahwa semuanya ini akan berdampak buruk pada ekonomi Indonesia, serta pada level praktis, pada usaha-usaha rakyat Indonesia.

Semua proyeksi menggambarkan kondisi yang tidak baik. Sebenarnya hal ini bukanlah hal yang baru, karena memang selamanya dunia akan menyampaikan kondisi yang makin tidak baik. Firman Tuhan pun sebenarnya sudah mengingatkan kita bahwa saat ini dunia sedang lenyap dengan segala keinginannya, “Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya,” (1 Yoh. 2:17). Dalam hal makin buruknya kondisi di dunia ini, fakta yang terjadi dan Firman Tuhan bersepakat. Namun, apakah ini keseluruhan kisahnya?

Ada kabar baik yang sebenarnya perlu kita ingat dan sebarkan. Sebagai anak Tuhan yang dikasihi, siapa pun kita, Tuhan adalah Bapa kita. Yang kita jadikan fokus adalah visi Bapa bagi bangsa-bangsa, bukan yang lain. Tetap ada pekerjaan besar yang Bapa sedang kerjakan dalam hidup kita, dan bagian kita adalah rela untuk mengerjakan visi Bapa itu, mengambil peran dalam setiap situasi, siapa pun kita. Visi Bapa yang asli adalah kita diberkati untuk memberkati bangsa-bangsa. Bapa melihat lebih jauh dari apa yang dunia bisa lihat. Bapa bisa mengerjakan lebih banyak dari apa yang dunia bisa kerjakan. Bapa bisa menyediakan jauh lebih banyak dari yang dunia bisa berikan. Apa artinya hal ini bagi kondisi ekonomi dan bisnis tahun 2024 ini? Bahkan, bagi kehidupan kita sendiri?

Sebagai anak Tuhan, kita perlu kembali berfokus pada kasih karunia Bapa. Ini berarti kita melihat kasih dan penyediaan Bapa yang sempurna. Meskipun outlook 2024 berkata kondisi di depan adalah tidak baik, visi Bapalah yang seharusnya menjadi outlook kita sebagai anak-anak Tuhan. Kondisi dunia memang akan makin buruk dan jahat, tetapi tahun 2024 ini tetap akan menjadi tahun kemenangan bagi kita anak-anak Tuhan yang mengasihi Dia. Apa pun yang dikatakan dunia, itu tidak perlu dan tidak mampu melumpuhkan kita dari langkah-langkah kita dalam melaksanakan visi Bapa dalam Firman-Nya. Kita tidak kalah atau tumbang, karena kasih dan penyediaan Bapa yang sempurna itu tetap berlaku pada tahun 2024 ini.

Mari kita tetap berfokus pada kasih karunia Tuhan dan bukan yang lain, sehingga kita tetap teguh berpegang pada Dia dan mengandalkan Dia, tanpa terguncang oleh kondisi dan situasi dalam berbagai proyeksi yang ada.

Sekali lagi, Selamat Tahun Baru 2024!

“Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!” – Yeremia 17:7


“Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.”
– Mazmur 1:3

2023-12-21T13:54:30+07:00