//21/08/13 – Tuhan yang mengajarkan kehendakNya

21/08/13 – Tuhan yang mengajarkan kehendakNya

Rabu, 21 Agustus 2013

TUHAN YANG MENGAJARKAN KEHENDAKNYA

Bacaan Firman
Bacalah Yesaya 48:17-19; Mazmur 139:16b; Mazmur 32:8 dan berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Kebenaran apa yang kita dapatkan dari Yesaya 48:17; Mazmur 139:16b dan Mazmur 32:8?
2. Apa yang dimaksud dengan memperhatikan perintah dan janji Tuhan? Yesaya 48:18-19?

Sering kita bertanya: apa kehendak Tuhan bagiku? Sudahkah aku hidup dalam kehendak Tuhan? Dalam renungan Saat Teduh hari ini, nabi Yesaya memberitahukan apa kehendak Tuhan kepada kita dengan berkata, “Beginilah Firman Tuhan, Penebusmu, Yang Mahakudus, Allah Israel: ‘Akulah Tuhan, Allahmu, yang mengajar engkau tentang apa yang memberi faedah, yang menuntun engkau di jalan yang harus kautempuh,'”(Yesaya 48:17). Jaminannya adalah Tuhan yang mengajar dan menuntun kita di jalan yang harus kita tempuh. Jika Tuhan menjaminnya, kita tidak perlu takut atau bingung dengan apa yang harus kita lakukan. Daud mengaku pada Tuhan, “mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satu pun dari padanya,”(Mazmur 139:16). Mengapa kita tidak perlu takut tentang kehendak Tuhan, sebab Tuhan berjanji, “Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu,”(Mazmur 32:8). Pengajaran dari Tuhan adalah tentang apa yang memberi faedah, baik untuk Tuhan, orang lain maupun untuk diri kita sendiri. Banyak sekali janji Tuhan bagi kita bila kita memperhatikan perintah-perintahNya. Apa yang dimaksud dengan memperhatikan? Dalam salah satu terjemahan Alkitab bahasa Inggris, dikatakan, “memperhatikan dengan penuh perhatian, sungguh-sungguh dan menjalaninya.” Hal ini memberi pemahaman, bahwa kita seharusnya memperhatikan dengan sungguh-sungguh janji-janji Tuhan di dalam hidup kita. Sudahkah kita mengalami janji Tuhan? Tuhan sendiri yang mengajarkan kehendakNya kepada kita agar kita melakukannya dengan setia di dalam hidup kita tiap hari. Mari, berharaplah kepada Tuhan bahwa Dia akan mengajarkan jalan-jalanNya kepada kita untuk diikuti.

Praktek
Pencerahan apa yang Anda dapatkan dari Saat Teduh hari ini? Buatlah komitmen baru bersama Tuhan.

2013-07-25T04:20:42+07:00