//21/10/12 – Allah menyatakan diriNya dengan Tegas

21/10/12 – Allah menyatakan diriNya dengan Tegas

Minggu, 21/10/2012

ALLAH MENYATAKAN DIRINYA DENGAN TEGAS: AKULAH TUHAN

Bacaan Firman :
Bacalah Yehezkiel 25:1-17 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini

Pertanyaan Renungan.
1. Berapa kalikah Allah menegaskan,”Mereka akan mengetahui bahwa Akulah Tuhan”?
2. Menurut Anda, mengapa Allah ingin melakukan pembalasan atas musuh-musuhNya?

Pernahkah Anda menghitung pernyataan Allah yang tegas, “Akulah TUHAN,” dalam satu pasal penuh dari Yehezkiel 25:1-17? Mengapa Tuhan seakan-akan ngotot kepada orang Israel lewat nabi Yehezkiel? Jawaban sederhana, adalah bahwa bangsa Israel sedang berada di dalam pembuangan dan tawanan. Dalam keadaan serba tidak pasti seperti ini, mereka bertanya-tanya, “Di manakah Yahweh yakni Allah Israel yang maha kuasa itu? Apakah Dia benar-benar dikalahkan oleh para illah dari bangsa Asyur dan Babel? Apakah Dia tidak setia lagi kepada janji-janji yang pernah diberikan kepada nenek moyang Israel?” Dalam bacaan kita hari ini dari Yehezkiel 25, kita melihat jawaban langsung dari Allah kepada umat Israel, bahwa Ia masih tetap sama. Bahwa dengan tegas Ia berfirman, “Akulah Tuhan,” yang diulang-ulangi kepada mereka. Allah Israel yang telah berjanji itu menyatakan diri-Nya dalam pribadi Yesus Kristus, bahwa Ia masih berdaulat atas umat-Nya. Ia menyatakan kedaulatan-Nya dengan menghukum empat bangsa tetangga Israel itu dan menggenapi janji-Nya kepada mereka. Ia masih peduli dan setia untuk menggenapi janji-Nya. Jadi, kita melihat bahwa ketika umat Tuhan menghadapi masalah dan membuat mereka ragu untuk bertanya, “Apakah Allah masih mahakuasa? Mengapa saya mengalami kesulitan dan Ia tidak menolong saya? Berapa lama lagi saya harus menanggung masalah ini?” Jika itu adalah seruan kita, maka Ia akan menjawab dengan tegas kepada kita, “Akulah TUHAN.” Pernahkah Anda berpikir, “Dia memang mahakuasa, tapi kuasa-Nya hanya terjadi di masa lalu. Sekarang Dia tidak setia dan tidak peduli kepada umat-Nya.” Benarkah demikian? Jawabannya adalah tidak! Allah masih berdaulat penuh. Dia peduli pada setiap detail dari kehidupan kita dan Ia segera menolong kita. Bisa saja kita tidak mengerti mengapa kita mengalami kesulitan, tetapi kita harus ingat bahwa Tuhan setia untuk menggenapkan janji-Nya. Itulah sebabnya dikatakan, “Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya,”(Ibrani 13:8). Ia yang berdaulat itu berkata, “Akulah Tuhan,” yang menolongmu.

Praktek
Setelah membaca renungan ini, apa pendapat Anda tentang kuasa Tuhan? Masih sulitkah Anda untuk mempercayai Tuhan? Apa komitmen Anda untuk dilakukan.

2012-09-28T09:43:59+00:00