//21/11/12 – Berani mencari perlindungan kepada Tuhan

21/11/12 – Berani mencari perlindungan kepada Tuhan

Rabu, 21/11/2012

BERANI MENCARI PERLINDUNGAN KEPADA TUHAN

Bacaan Firman
Bacalah Mazmur 27:1-6 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini

Pertanyaan Renungan.
1. Mengapa Daud berani menghadapi berbagai tantangan tanpa takut? (ayat 1).
2. Apa permintaan Daud kepada Tuhan untuk dialami seumur hidup? (ayat 4).

Dalam Saat Teduh hari ini, ada satu permintaan Daud yang terkesan begitu pribadi, tapi bisa mewakili kerinduan kita sebagai manusia di mana pun kita berada. Permintaan itu adalah, “Satu hal telah kuminta kepada TUHAN, itulah yang kuingini: diam di rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan kemurahan TUHAN dan menikmati baitNya,”(ayat 4). Kerinduan terdalam dari Daud adalah diam di rumah TUHAN seumur hidupnya. Tetapi, bagaimana caranya agar bisa terwujud? Jawabannya adalah membutuhkan gaya hidup yang konsisten. Konsisten dalam hal apa? Kita harus konsisten mengiring Tuhan, tanpa putus atau tersendat. Mengapa hal ini penting? Karena kita tidak mau meminta kepada Tuhan untuk memulai, tetapi tidak dapat mengakhirinya dengan baik. Banyak orang telah memulai kekristenan mereka dengan sangat baik bahkan brilian, tetapi mengakhirinya dengan memalukan. Hal semacam inilah yang kita tidak inginkan terjadi. Kita harus berani untuk memulai dan mengakhirinya dengan cemerlang. Tetapi untuk mengakhiri dengan cemerlang, maka banyak tantangan yang harus kita hadapi. Daud berkata, ”Ketika penjahat-penjahat menyerang aku untuk memakan dagingku, yakni semua lawanku dan musuhku, mereka sendirilah yang tergelincir dan jatuh. Sekalipun tentara berkemah mengepung aku, tidak takut hatiku; sekalipun timbul peperangan melawan aku, dalam hal itu pun aku tetap percaya,”(ayat 2-3). Mengapa Daud percaya? Ia menjawabnya sendiri, “TUHAN adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? TUHAN adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar.” Ini berarti tidak ada yang perlu ditakutkan dalam hidup ini. Kita harus tetap konsisten berada di dalam terang Tuhan. Mengapa kita gagal? Karena kita tidak konsisten untuk hidup dalam terang Tuhan ketika musuh dan para penjahat menyerang kita. Jangan takut menghadapi para penjahat atau serangan kuasa gelap yang menyerang kita setiap hari, karena kita hidup dalam terang Tuhan. Firman Tuhan adalah pelita dan terang hidup kita. Kunci kenikmatan hidup adalah berani berlindung dalam naungan Tuhan.

Praktek
Setelah membaca renungan hari ini, apa komitmen Anda untuk dilakukan? Bagikan pengalaman Anda di komsel.

2012-10-25T04:41:54+00:00