//21/11/18 – Tujuh cawan murka Allah

21/11/18 – Tujuh cawan murka Allah

Rabu, 21/11/2018

TUJUH CAWAN MURKA ALLAH

M1 – Membaca Firman di Hadirat Kristus
Wahyu 16:1-21

M2 – Merenungkan Firman di Hadirat Kristus
1. Tentang apakah suara nyanyian yang terdengar di dalam Bait Suci? (ay. 1)
2. Dalam ayat 5-7, hal apakah yang dinyanyikan oleh malaikat?
3. Peringatan apakah yang diberikan pada umat Tuhan? Apa komitmen Anda? (ay. 15)

Pengajaran
Dalam pasal ini, kita akan tahu bahwa cawan demi cawan murka Allah dicurahkan ke atas muka bumi. Sebenarnya ketujuh sangkakala dan ketujuh cawan murka Allah adalah tujuh peristiwa pencurahan murka Allah yang sama. Ini adalah serangkaian peristiwa penting yang digambarkan dengan dua ilustrasi yang berbeda. Contoh penggunaan dua ilustrasi untuk satu hal yang sama ini juga muncul dalam kisah Yusuf di Mesir. Peristiwa tujuh tahun kelaparan dalam mimpi Firaun digambarkan dalam dua bahasa profetik yang berbeda, yaitu tujuh ekor lembu kurus yang menelan tujuh ekor lembu gemuk, dan tujuh bulir gandum hampa yang menelan tujuh bulir gandum yang baik (Kej. 41:14-25). Mengenai murka Allah dicurahkan dalam Firman yang kita renungkan hari ini, kita perlu memahami alasan atau tujuannya. Memahami mengapa Allah melakukan hal itu akan membuat iman kita dikuatkan. Yohanes pun mendengar nyanyian, "Adil Engkau, Engkau yang ada dan yang sudah ada, Engkau yang kudus, yang telah menjatuhkan hukuman ini. Karena mereka telah menumpahkan darah orang-orang kudus dan para nabi, Engkau juga telah memberi mereka minum darah; hal itu wajar bagi mereka!" Dia adalah Allah Yang Mahakuasa, Yang benar dan Yang adil. Dia menghakimi dengan adil. Bagian yang diperintahkan kepada kita adalah berjaga-jaga. Sudahkah Anda berjaga-jaga dan menguji iman sendiri supaya kita tidak termasuk orang yang terkena murka Allah?

2019-10-12T10:13:46+07:00