22/04/19

Senin, 22/4/2019

  • Bacaan: 2 Raja-Raja 21-23; Matius 13-14
  • Bacalah pasal-pasal ini di dalam hadirat Kristus; mintalah tuntunan Roh Kudus agar kita dapat mengerti gambar besar dari isi pasal-pasal yang dibaca.

 

Pendalaman PL: 2 Raja-Raja 21:1-26

  1. Bacalah beberapa kali perikop ini di hadirat Tuhan!
  2. Lakukan langkah M1 dan M2 (baca bagian PETUNJUK 4 LANGKAH BELAJAR ALKITAB/4M di awal materi). Pelajari dan catatlah hal-hal yang didapatkan dari kedua langkah itu.
  3. Catatlah hasil perenungan pribadi Anda hari ini dan buatlah rencana M3 dan M4 yang akan Anda lakukan.

 

Renungan:

Pelajaran penting hari ini adalah tentang tindak tanduk manusia di hadapan Tuhan. Manasye, yang memerintah sebagai raja selama lima puluh lima tahun di Yerusalem, melakukan kejahatan dengan mendirikan bukit pengorbanan di Yerusalem, meski TUHAN berfirman, “Di Yerusalem Aku akan menaruh nama-Ku!” Manasye tetap berbuat jahat dengan mempersembahkan anaknya sebagai korban, melakukan ramal dan telaah serta menghubungi para pemanggil arwah. Perbuatan jahatnya menimbulkan sakit hati Tuhan. Tuhan berfirman, “Oleh karena Manasye melakukan kekejian ini, sesungguhnya Aku akan mendatangkan malapetaka atas Yerusalem dan Yehuda sehingga setiap orang yang mendengarnya akan bising kedua telinganya.” Bukan hanya itu, Amon anaknya juga berbuat dosa! Akibatnya, para pegawai mengadakan persepakatan membunuh dia. Tuhan pun lalu menggerakkan rakyat untuk mengangkat Yosia menjadi raja menggantikan dia. Dari Yosia inilah reformasi terjadi. Yosia adalah anak yang dinubuatkan oleh nabi Tuhan: “…atas perintah TUHAN datanglah seorang abdi Allah dari Yehuda ke Betel… berserulah… ‘Hai mezbah, hai mezbah! Beginilah Firman TUHAN: Bahwasanya seorang anak akan lahir pada keluarga Daud, Yosia namanya; ia akan menyembelih di atasmu imam-imam bukit pengorbanan yang membakar korban di atasmu, juga tulang-tulang manusia akan dibakar di atasmu,’” (1 Raj. 13:1-2).

2019-10-12T09:35:37+07:00