//22/09/13 – Imam berdiri di celah

22/09/13 – Imam berdiri di celah

Minggu, 22 September 2013

IMAM BERDIRI DI CELAH

Bacaan Firman
Bacalah Bilangan 16:41-50 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Hal apakah yang dikehendaki Musa ketika bangsa Israel hendak dihancurkan (ayat 46)?
2. Apa yang Imam Harun lakukan (ayat 48)?

Tuhan memilih Nabi Musa untuk memimpin Bangsa Israel keluar dari Mesir menuju Tanah Kanaan. Namun, karena banyak hal yang terjadi selama perjalanan ini: ada yang bersungut-sungut, ada yang memberontak dan melakukan banyak dosa yang membuat Tuhan murka dan menghukum mereka untuk mengembara selama 40 tahun di padang gurun. Dalam Saat Teduh hari ini, kita membaca tentang orang-orang Israel yang “Bersungut-sungut kepada Musa dan Harun, ‘Kamu telah membunuh umat TUHAN.’” Mereka terus melawan Musa dan Harun sampai Tuhan murka dan berfirman, “Pergilah dari tengah-tengah umat ini, supaya Kuhancurkan mereka dalam sekejap mata,” (ayat 45). Pada saat inilah peran seorang imam sangat dibutuhkan. Jadi, berkatalah Musa kepada Harun, “Ambillah perbaraan, bubuhlah api ke dalamnya dari atas mezbah, dan taruhlah ukupan, dan pergilah dengan segera kepada umat itu dan adakanlah pendamaian bagi mereka, sebab murka TUHAN telah berkobar, dan tulah sedang mulai,” (ayat 46). Harun bertindak dengan segera sehingga, “Ketika ia berdiri di antara orang-orang mati dan orang-orang hidup, berhentilah tulah itu,” (ayat 48). Bisakah Anda membayangkan: Imam Harun berlari ke tengah-tengah jemaah yang terkena tulah dan berdiri di antara orang-orang mati dan orang-orang hidup untuk mengadakan perdamaian? Imam adalah pendamai. Ia mampu mendamaikan kedua pihak dengan berdiri di celah. Kita adalah imam, dan kita juga memiliki kuasa untuk berdiri di antara lingkungan komunitas kita, yang hidup dalam ikatan dosa dengan berdoa dan melayani mereka. Rindukah Anda untuk berperan seperti imam Harun? Berdoalah agar Tuhan memakai kita seperti Imam Harun.

Praktek
Seberapa seringkah Anda berdoa dan mengambil tanggung jawab sebagai imam untuk keselamatan keluarga Anda? Buatlah komitmen untuk melakukannya mulai dari sekarang.

2019-09-27T05:02:20+07:00