//22/10/12 – Tuhan menegaskan kedaulatanNya atas manusia

22/10/12 – Tuhan menegaskan kedaulatanNya atas manusia

Senin, 22/10/2012

TUHAN MENEGASKAN KEDAULATANNYA ATAS MANUSIA

Bacaan Firman :
Bacalah Roma 9:1-29 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini

Pertanyaan Renungan.
1. Menurut Anda, mengapa pemilihan Allah harus berdasarkan panggilan-Nya?(ayat 11-15).
2. Pernahkah Anda mempertanyakan ayat 16-21 dalam hidup Anda? Mengapa?

Satu hal yang perlu kita tahu dengan pasti adalah bahwa Tuhan selalu melaksanakan apa pun yang telah Ia rencanakan. Ingatlah bahwa Firman Allah tidak mungkin gagal (ayat 6). Walaupun secara manusiawi, janji Allah tentang keturunan Abraham tidak mungkin terlaksana, karena Abraham dan Sara sudah tua, bahkan Sara sudah mandul, tetapi rencana Allah tidak boleh gagal. Ia yang berkuasa menciptakan alam semesta berkuasa membuka kandungan Sara yang mandul itu untuk melahirkan. Sara yang telah mati haid justru bisa hamil dan melahirkan anak laki-laki (ayat 9). Karena panggilan Allah, maka Yakub ditetapkan sebagai pewaris janji Allah kepada Abraham sebelum ia dilahirkan, padahal Yakub adalah anak bungsu (ayat 10-13). Pemilihan Allah dilakukan sebelum Yakub lahir, yang berarti bahwa pemilihan Allah tidak didasarkan pada jasa (perbuatan) Yakub.

Jikalau kita mengakui kedaulatan Allah atas hidup kita, maka kita akan hidup dalam damai sejahtera. Jangan kita dalam praduga yang terbatas oleh pengetahuan kita. Allah berdaulat dan Ia bebas melakukan apa pun yang Ia kehendaki. Keputusan Tuhan tidak terduga dalamnya. Kita tidak memiliki hak untuk membantah (memprotes) terhadap keputusan Allah. Kita adalah ciptaan dan Allah adalah Pencipta (ayat 20-21). Ia berwenang membuat keputusan tanpa meminta pertimbangan kita. Paulus berkata dengan tegas, “Siapakah kamu, hai manusia, maka kamu membantah Allah? Dapatkah yang dibentuk berkata kepada yang membentuknya: ‘Mengapakah engkau membentuk aku demikian?’”(ayat 20). Jadi, percayalah kepada Tuhan dengan segenap hati dan jangan bersandar kepada pengertian kita.

Praktek
Evaluasi diri Anda hari ini: sudahkah Anda memahami bahwa Tuhanlah pencipta Anda? Jika Ia memilih Anda, mengapa Anda mau berbantah dengan Tuhan? Renungkanlah firman Tuhan hari ini dan apa yang Anda dapat dari renungan tersebut.

2012-09-28T09:45:30+00:00