//22/10/13 – Mempraktekkan firman Tuhan

22/10/13 – Mempraktekkan firman Tuhan

Selasa, 22 Oktober 2013

MEMPRAKTEKKAN FIRMAN TUHAN

Bacaan Firman
Bacalah Lukas 6:36-37, 45-49 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Apa sasaran yang diinginkan Yesus para murid? (ayat 36). Bagaimana sikap hati yang diinginkan oleh Yesus dari para muridNya? (ayat 37).
2. Apa tandanya bahwa seseorang memiliki hati baik? Bagaimana menjadi orang yang baik? (ayat 45). Tindakan apa yang dilakukan untuk membangun hidup yang kokoh? (ayat 46-49).

Apabila kita mempelajari khotbah Yesus di bukit dalam Lukas 6:27-49, kita melihat bahwa ajaran Yesus adalah tentang mempraktekkan firman Tuhan.
1). Lukas 6:27-36, intinya adalah mengamati kondisi lubuk hati (pikiran bawah sadar kita). Tuhan rindu agar kita memeriksa apa yang terdapat di lubuk hati, bukan mencoba mengubah apa yang di luar, yaitu sikap dan perbuatan kita (baca juga Matius 5:20-48) – inilah langkah pertama: Amati – gejala, gejolak, gagasan, dan gambar-gambar. Bereskanlah.
2) Lukas 6:37-42, intinya adalah tidak boleh saling menghakimi. Jika ingin mengoreksi (mengambil selumbar di mata orang), kita harus menjadi komunitas yang tidak saling menghakimi, tetapi saling menerima dan saling mengasihi (baca juga Matius 7:1-12) – ini adalah Komunitas Agape.
3). Lukas 6:43-45, intinya adalah tentang prinsip berbuah. Jika kita ingin berbuah baik, maka ubahlah isi lubuk hati kita (pikiran bawah sadar). Buanglah perbendaharaan hati (pikiran bawah sadar) yang jahat dan ganti dengan perbendaharaan hati yang baik (baca juga Matius 6:1-34) – inilah langkah kedua: Alami – pembaharuan pikiran, perjumpaan dengan Allah.
4). Lukas 6:46-49, intinya adalah praktek ketaatan kepada ajaran Yesus dari Lukas 6:27-45. Kita harus terus-menerus mempraktekkannya dalam hidup kita sehari-hari sampai mencapai hasil optimal (baca juga Matius 7:13-27) – inilah langkah ketiga: Aplikasi – on the spot.

Firman Tuhan harus dipraktekkan dalam hidup kita dan bukan sebagai pengetahuan di kepala. Firman pasti mengubah hidup kita.

Praktek
Amatilah tubuh dan aktivitas hidup Anda: Gejala dan gejolak positif dan negatif, gagasan dan gambar positif dan negatif. Alami pembaharuan pikiran, perjumpaan dengan Allah. Sifat-sifat Allah bagaimanakah yang harus Anda alami? Bagaimana cara meningkatkan perjumpaan dengan Tuhan? Apakah pikiran bawah sadar Anda perlu dipertahankan atau perlu dihapus atau dibersihkan? Lalu aplikasikan secara on the spot dengan mempraktekkan firman Tuhan. Apakah saya menjadi bagian dari komunitas yang tidak saling menghakimi, tetapi saling mengasihi atau menerima tanpa syarat?

2013-09-26T03:18:49+07:00