//22/11/12 – Berdoa dengan keberanian Ilahi

22/11/12 – Berdoa dengan keberanian Ilahi

Kamis, 22/11/2012

BERDOA DENGAN KEBERANIAN ILAHI

Bacaan Firman
Bacalah Yakobus 5:17-18 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini

Pertanyaan Renungan.
1. Jika Anda sadar bahwa Elia adalah manusia biasa, beranikah Anda berdoa seperti Elia?
2. Hal apakah yang masih kurang dalam diri Anda ketika berdoa?

Dalam bacaan Saat Teduh kita hari ini, ada keterangan yang luar biasa dari Alkitab yang bisa saja luput dari perhatian kita selama ini, yaitu, “Elia adalah manusia biasa sama seperti kita.” Tidak disebutkan bahwa Elia adalah seorang nabi yang luar biasa hebat, bahkan sanggup menurunkan api dari langit. Tidak ada keterangan seperti itu. Mengapa? Karena Roh Kudus pasti memberikan suatu penekanan pada pribadi Elia sebagai manusia biasa seperti kita. Artinya, sekalipun manusia biasa seperti kita, namun keberanian Elia untuk berdoa kepada Allah mendorong kita agar rindu untuk berdoa seperti Elia. Lihatlah keterangan yang ditulis, “ia telah bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujanpun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan. Lalu ia berdoa pula dan langit menurunkan hujan dan bumipun mengeluarkan buahnya.” Luar biasa dahsyat doa Elia. Kita mungkin berpikir bahwa kita tidak mungkin seperti Elia, tetapi jikalau kita meneliti Firman Tuhan yang memberikan penjelasan yang luar biasa bagi kita yakni Elia adalah manusia biasa seperti kita. Bedanya adalah ia telah bersungguh-sungguh berdoa, sedangkan kita tidak! Apakah hari-hari ini kita telah berani untuk berdoa dengan bersungguh-sungguh? Mengapa Elia bersungguh-sungguh berdoa? Karena ia sadar bahwa ia hanya manusia biasa yang tidak melakukan apapun tanpa kekuatan Tuhan. Elia tidak mengandalkan kekuatannya, tetapi kekuatan Tuhan. Apa rahasianya? Yeremia berkata, “Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah,”(Yeremia 17:7-8). Mari, alamilah kuasa Tuhan hari ini.

Praktek
Sudahkah Anda berani berdoa seperti Elia? Mengapa Anda tidak berkomitmen untuk melakukan doa seperti itu? Bagikan pengalaman Anda di komsel.

2012-10-25T04:42:52+00:00