23/03/19

Sabtu, 23/3/2019

  • Bacaan: 1 Samuel 8-10; Ibrani 9-10
  • Bacalah pasal-pasal ini di dalam hadirat Kristus; mintalah tuntunan Roh Kudus agar kita dapat mengerti gambar besar dari isi pasal-pasal yang dibaca.

 

Pendalaman PL: 1 Samuel 8:1-22

  1. Apa yang dituntut oleh orang-orang Israel setelah Samuel menjadi tua dan tidak lagi menjadi hakim atas orang-orang Israel? Bagaimana sikap Samuel mendengar tuntutan orang-orang Israel? (ay. 4-6)
  2. Siapa yang sebenarnya ditolak oleh orang-orang Israel? Mengapa mereka tidak puas terhadap Tuhan? (ay. 7-9)
  3. Bagaimana Allah menunjukkan kasih-Nya kepada manusia? (ay 22)

 

Renungan:

Samuel ialah nabi yang sangat berkarisma. Semua orang Israel patuh dan taat kepadanya. Setelah Samuel menua, diangkatnya anak-anaknya laki-laki menjadi hakim atas orang Israel, tetapi lalu masalah mulai timbul karena kehidupan anak-anak Samuel tidak hidup seperti bapanya. Orang-orang Israel menuntut untuk mengangkat seorang raja atas mereka. Memang, sebelumnya Musa telah menubuatkan bahwa akan tiba saatnya Israel merasa tidak puas lagi dipimpin Allah secara langsung. Nubuatan itu tergenapi ketika Israel menuntut seorang raja. Allah menganggap tuntutan itu sebagai penolakan terhadap diri-Nya sebagai Raja Israel; meski kemudian Allah tetap mengizinkan permintaan mereka. Inilah kasih Allah terhadap manusia, yang menghargai kehendak bebas manusia.

2019-10-12T09:46:18+07:00