//23/01/13 – Yosafat memulai perang dengan doa dan puasa

23/01/13 – Yosafat memulai perang dengan doa dan puasa

Rabu, 23/01/2013

YOSAFAT MEMULAI PERANG DENGAN DOA DAN PUASA

Bacaan Firman
Bacalah II Tawarikh 20:1-22 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini

Pertanyaan Renungan
1. Tindakan apa yang diambil oleh Yosafat saat mendengar musuh datang menyerang? (ayat 3).
2. Apa inti doa Yosafat? (ayat 12).

Kisah tentang peperangan yang dilakukan oleh raja Yosafat di akhir pemerintahannya sangat menakjubkan. Pembelaan dan pertolongan Tuhan terjadi sebagai akibat dari doa dan pujian yang dinaikkan. Ketika melihat pasukan tentara musuh yang besar, maka, “Yosafat menjadi takut, lalu mengambil keputusan untuk mencari TUHAN. Ia menyerukan kepada seluruh Yehuda supaya berpuasa. Dan Yehuda berkumpul untuk meminta pertolongan daripada TUHAN. Mereka datang dari semua kota di Yehuda untuk mencari TUHAN,”(ayat 3-4). Yosafat takut karena kurangnya kekuatan dari pasukannya untuk melawan pasukan bani Amon dan Moab. Dalam keadaan terjepit seperti ini, Yosafat berdiri di tengah-tengah orang Yehuda dan berdoa, ”Ya Allah kami, tidakkah Engkau akan menghukum mereka? Karena kami tidak mempunyai kekuatan untuk menghadapi laskar yang besar ini, yang datang menyerang kami. Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu,”(ayat 12). Inti dari doa Yosafat adalah sekalipun mereka tidak memiliki pasukan tentara yang banyak, tetapi mereka mempunyai Tuhan yang besar dan dahsyat. Jadi, mereka memutuskan untuk mendekat kepada Tuhan lewat doa dan puasa. Ketika Yosafat dan orang-orang Yehuda merendahkan diri dalam doa dan puasa, maka Tuhan menyatakan kuasaNya. Tuhan sendiri yang turun tangan di dalam pertempuran untuk berperang bagi Yosafat dan Yehuda. Oleh karena itu, mereka menyanyi, “Nyanyikanlah nyanyian syukur bagi TUHAN, bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!” Kita baru saja memasuki tahun 2013, banyak hal-hal yang tidak bisa diprediksi sepanjang tahun ini, namun kuasa Tuhan dapat dimanifestasikan lewat doa dan puasa yang kita lakukan. Ingatlah bahwa jika Tuhan sanggup menolong Yosafat dan orang Yehuda, maka Ia juga dapat menolong dan membela kita. “Karena kami tidak mempunyai kekuatan untuk menghadapi laskar yang besar ini, yang datang menyerang kami. Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu.” Sudahkah mata kita tertuju kepada Tuhan?

Praktek
Komitmen apa yang Anda buat setelah membaca renungan hari ini? Rindukah Anda saat ini untuk mengalami kuasa pembelaan Tuhan?

2019-10-03T05:54:57+00:00