//23/10/13 – Dibangun oleh kuasa apostolik

23/10/13 – Dibangun oleh kuasa apostolik

Rabu, 23 Oktober 2013

DIBANGUN OLEH KUASA APOSTOLIK

Bacaan Firman
Bacalah Kolose 2:6-7; 1 Korintus 3:10 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Apa yang harus kita lakukan setelah menerima Kristus? (Kolose 2:6). Apa yang selanjutnya harus terjadi atas kita? (Kolose 2:7).
2. Apakah fungsi / tugas seorang ahli bangunan (rasul)? (1 Korintus 3:10).

Apakah hidup Anda stagnan dan tidak bertumbuh? Atau hidup Anda kacau dan berantakan? Banyak orang telah menerima Kristus dan tetap dalam Kristus, namun mereka tidak bertumbuh dan berbuah. Hidup mereka kacau dan berantakan. Bisnis, pekerjaan, dan profesinya hancur; keluarga dan pernikahannya terkoyak; pelayanannya tidak berkuasa untuk memulihkan orang; kehidupan pribadinya terikat kebiasaan buruk, kacau, dan rusak. Mengapa? Karena mereka belum berakar dan dibangun di atas Kristus. Inilah kuasa apostolik. Kata “apostle” (rasul) berasal dari bahasa Yunani yang berarti utusan. Jadi, kuasa apostolik adalah kuasa yang dihasilkan oleh utusan Allah. Kristus adalah utusan yang pertama, yang diutus untuk membangun kita. Ia membuat kita berakar di dalam Kristus dan dibangun di atas Kristus. Ketika kita dibangun oleh Kristus, segala aspek dan unsur hidup kita tidak lagi menjadi kacau dan berantakan. Kuasa yang membangun kita menjadi serupa Kristus adalah kuasa kasih Agape. Pengetahuan membesarkan diri, tapi kasih (Agape) membangun (oikodomeo) – 1Korintus 8:1. Bagaimana proses Allah membangun kita dengan kasih (Agape)? (1). Allah menempatkan kita dalam sebuah komunitas yang saling mengasihi (komunitas Agape). (2). Melalui proses sharing yang penuh kasih karunia, maka segala gagasan dan gambar yang benar diteguhkan, sedangkan gagasan dan gambar yang berdosa disingkapkan. (3). Roh Kudus menolong kita untuk melakukan proses perjumpaan dan pembaharuan pikiran. Kita memperkuat gagasan dan gambar yang benar, serta menghapuskan gagasan dan gambar yang salah / berdosa. (4). Roh Kudus menolong kita untuk lebih mengenal Bapa dan berseru ‘Abba ya Bapa.’ Ia membuat kita peka untuk mengamati tubuh kita setiap hari dan menemukan gagasan dan gambar-gambar yang salah lainnya. (5). Roh Kudus menolong kita untuk setia melakukan perjumpaan dan pembaharuan pikiran setiap saat dalam hidup kita sehari-hari. Ia menolong kita untuk mempraktekkannya. Bertekunlah.

Praktek
Buatlah keputusan untuk membiarkan diri dibangun di atas Kristus. Tuliskan kerinduan Anda dalam visi menjadi murid yang apostolik, yaitu murid yang dibangun dan siap diutus untuk membangun.

2013-09-26T03:20:36+07:00