//24/04/2022 – Hidup sebagai Komunitas Terang dan Garam

24/04/2022 – Hidup sebagai Komunitas Terang dan Garam

Minggu, 24/4/2022

Bacaan harian setahun: 1 Tawarikh 2-4; Matius 17-18

Hidup sebagai Komunitas Terang dan Garam

 

M1 – Membaca Firman di Hadirat Kristus

Matius 5:13-16

 

M2 – Merenungkan Firman di Hadirat Kristus

  1. Siapakah kita menurut visi Yesus? (ay. 13-14)
  2. Apa peran dan fungsi komunitas terang dan garam?

 

Renungan:

Setelah menyatakan panggilan-Nya kepada orang-orang yang tidak layak menerima kebahagiaan (berkat) untuk menerima kebahagiaan (berkat) dalam kerajaan-Nya (Mat. 5:1-12), Yesus menyatakan visi kerajaan-Nya bagi murid-murid-Nya. Matius 5:13-15, “khotbah di bukit”, adalah khotbah yang khusus disampaikan Yesus kepada murid-murid-Nya. Kata kamu dalam bentuk jamak yang dipakai di dalam khotbah itu menunjukkan komunitas. Ternyata, visi Tuhan untuk murid-murid-Nya adalah menjadikan mereka komunitas terang dan garam. Inilah komunitas Kerajaan Allah. Apa artinya komunitas terang dan garam? Perhatikan peran dan fungsi garam serta terang. Garam pada zaman itu dipergunakan dalam peperangan, dengan ditaburkan pada tanah/ladang di daerah musuh sebagai tanda kutukan dan untuk merusak produktivitas ladang-ladang musuh (Hak. 9:45). Garam juga berguna untuk mengubah kotoran binatang untuk menjadi pupuk, yaitu mempunyai daya transformasi bagi kebusukan di sekelilingnya. Selain itu, terang berguna untuk menunjukkan arah dan cara hidup yang benar di tengah-tengah kegelapan (Yoh. 8:12). Jelaslah, komunitas terang dan garam adalah komunitas yang dapat melakukan perubahan di dalam/internal sehingga manusia menjadi makin serupa Kristus, sekaligus mempunyai kuasa mengubah keluar ke sekelilingnya sehingga masyarakat mengalami transformasi dan menjadi bagian dalam Kerajaan Allah.

2022-03-25T13:21:07+07:00