//24/09/13 – Imam sejati vs imam palsu

24/09/13 – Imam sejati vs imam palsu

Selasa, 24 September 2013

IMAM SEJATI VS IMAM PALSU

Bacaan Firman
Bacalah Lukas 19:45-48 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Sebagai imam sejati, apakah yang dilakukan oleh Yesus (ayat 45-47a)?
2. Sebagai imam palsu, apakah yang imam-imam kepala lakukan (ayat 47b-48)?

Tugas seorang imam adalah mengajarkan jalan-jalan Allah kepada manusia untuk dilakukan. Ia tidak boleh mencari kehormatan bagi dirinya, tetapi memberikan kemuliaan kepada Allah. Dalam renungan Saat Teduh hari ini, kita melihat perbedaan yang menyolok antara imam sejati dan imam palsu. Yesus adalah imam sejati. Ia adalah Imam Besar Agung yang memerankan peranNya dengan sempurna. Ia mengajarkan firman Allah. Lukas menulis, “Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mulailah Ia mengusir semua pedagang di situ, kata-Nya kepada mereka: ‘Ada tertulis: Rumah-Ku adalah rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun.’ Tiap-tiap hari Ia mengajar di dalam Bait Allah,’” (ayat 45-47a). Bagaimana mungkin seseorang bisa hidup benar di hadapan Allah jika ia tidak mendengar firman Tuhan? Itulah tugas imam, yaitu mengajarkan firman Allah kepada umat Tuhan. Dalam bacaan ini, kita melihat bagaimana Yesus masuk ke dalam Bait Allah dan mengajarkan firman Allah. Yesus adalah imam sejati. Jauh berbeda dengan imam palsu. Lihat apa yang ditulis oleh Lukas, “Imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat serta orang-orang terkemuka dari bangsa Israel berusaha untuk membinasakan Dia, tetapi mereka tidak tahu, bagaimana harus melakukannya, sebab seluruh rakyat terpikat kepada-Nya dan ingin mendengarkan Dia,”(ayat 47b-48). Mereka tidak mengajar umat Tuhan dengan firman Allah, tapi berusaha mencari-cari kesalahan Yesus. Seluruh rakyat terpikat mendengar firman Allah lewat Yesus, sedangkan imam-imam kepala sibuk mencari kesalahan. Bagaimana dengan kita: apakah kita sebagai imam mengajar firman Allah kepada orang lain atau kita mencari-cari kesalahan orang lain? Pernahkah Anda menyebarkan gosip atau kesalahan pemimpin lain dan bukan mengajar firman Tuhan? Bertobat dan kembalilah.

Praktek
Pencerahan apakah yang Anda dapatkan dari renungan hari ini? Bagikan pengalaman Anda kepada teman-teman di komunitas Anda.

2013-08-24T04:24:56+07:00