//24/10/13 – Diutus untuk membangun

24/10/13 – Diutus untuk membangun

Kamis, 24 Oktober 2013

DIUTUS UNTUK MEMBANGUN

Bacaan Firman
Bacalah Yohanes 17:18-21 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Apa yang Kristus inginkan dari para muridNya saat Ia datang ke dunia dengan sebuh misi? (ayat 21). Sama seperti apakah Kristus mengutus murid-muridNya? (ayat 18-19).
2. Siapa sajakah murid-murid Kristus? (ayat 20).

Tujuan Bapa mengutus Kristus ke dunia adalah mempersatukan murid-muridNya dengan kemuliaanNya (baca juga ayat 22-23). Kemuliaan adalah hubungan kasih yang ada di antara ketiga pribadi Allah Tritunggal. Kasih adalah kuasa yang dahsyat. Kasih mempersatukan, menyembuhkan, dan membangun hidup manusia. Kasih Bapa (Agape) mempersatukan dan membangun otak kita, sehingga tiap bagian-bagiannya bersatu. Ketika seluruh bagian otak kita bersatu, kita dipulihkan, disembuhkan dan menghasilkan buah Roh. Setelah disentuh oleh kasih Bapa, hati kita menjadi lembut dan penuh belas kasihan kepada orang-orang yang belum mengalami kasih Bapa. Saat itulah kita rindu menyentuh hati orang lain. Ketika kasih Agape menyentuh dan menguasai pikiran bawah sadar kita, maka kasih Agape akan menggerakkan kita untuk menjadi utusan Allah. Kata rasul Paulus, “Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan dengan Allah,”(2 Korintus 5:20; baca juga 2 Korintus 5:14-15). Kasih Kristus menguasai Paulus, sehingga ia “tidak lagi menguasai diri.” Paulus menjadi utusan Allah, karena pikiran bawah sadarnya telah dikuasai penuh oleh kasih Agape. Itulah sebabnya, Paulus tidak kuasa menahan dirinya untuk pergi, menjangkau jiwa, memuridkan, membangun jiwa menjadi serupa Kristus. Bila kasih Bapa menjadi tenaga penggerak di alam bawah sadar kita, maka kasih Bapa menyebabkan urapan Roh Kudus bekerja dengan dahsyat yang menyertai pekerjaan kita (Matius 9:35-10:1). Seseorang yang hatinya digerakkan oleh belas kasihan pasti diurapi oleh Roh Kudus untuk melakukan banyak mujizat di dalam pelayanannya. Sudahkah Anda merasakan sentuhan kasih Bapa? Sudahkah hati Anda penuh dengan belas kasihan terhadap jiwa-jiwa yang belum diselamatkan? Maukah Anda membiarkan kasih Agape menggerakkan hati Anda?

Praktek
Renungkan 2 Korintus 5:13-14 dan tanamlah firman Tuhan dalam pikiran bawah sadar. Alamilah jamahan kasih Bapa dan biarkan kasih Bapa menggerakkan Anda untuk menjangkau jiwa-jiwa dan memuridkan serta membangun orang-orang yang belum mengenal Kristus.

2019-09-27T18:24:07+07:00