//25/01/16 – Filipus dan “kompak” rasul-rasul di Samaria

25/01/16 – Filipus dan “kompak” rasul-rasul di Samaria

Senin, 25/01/2016

FILIPUS DAN “KOMPAK” RASUL-RASUL DI SAMARIA

M1 – Membaca firman di hadirat Kristus

Kisah Para Rasul 8:5-25

 

M2 – Merenungkan firman di hadirat Kristus

1. Ke manakah Filipus pergi dan apa yang ia lakukan? Apa yang terjadi di tempat itu? (ay. 1-13)

2. Ketika rasul-rasul mendengar hal yang terjadi, apa yang mereka lakukan? Mengapa hal itu penting? (ay. 14-17)

3. Apa yang Simon katakan ketika melihat Roh Kudus diberikan lewat penumpangan tangan rasul-rasul? Apa kata Petrus kepada Simon? Apa yang rasul-rasul lakukan di dalam perjalanan pulang? (ay. 18-24-25)

4. Prinsip-prinsip apakah yang Anda peroleh tentang perintisan ekklesia, pelayanan oleh jemaat (bukan oleh rasul), seperti yang terjadi pada Filipus, sehingga Simon tidak dapat memperoleh baptisan Roh Kudus?

 

Filipus adalah salah satu jemaat biasa yang tersebar ke Yudea dan Samaria. Kemungkinan, Filipus tidak sendirian, sebab mereka yang tersebar sangat mungkin mengikuti pola berdua/bertiga. Ternyata, Filipus yang bukan berjabatan rasul bisa dipakai Tuhan untuk menghadirkan Kerajaan Allah melalui pelayanan pengusiran setan-setan dan kesembuhan ilahi, sehingga banyak jiwa yang diselamatkan dan dibaptis. Karena pada waktu itu Alkitab Perjanjian Baru belum ditulis, rasul-rasul diutus untuk terus melanjutkan pengajarannya, yang salah satunya adalah tentang baptisan Roh Kudus. Sayang, Simon tidak dapat memperoleh baptisan Roh Kudus, karena hatinya tidak lurus, penuh kepahitan, dan terjerat dalam kejahatan. Kemungkinan, Simon belum benar-benar lahir baru dan hanya ikut-ikutan dibaptis.

 

M3 – Mendengar dan melakukan firman Kristus

M4 – Membagikan firman Kristus

2015-12-18T06:07:23+07:00