//25/06/16 – Burung gagak yang taat

25/06/16 – Burung gagak yang taat

Rabu, 25/05/16

BURUNG GAGAK YANG TAAT

 

M1 – Membaca firman di hadirat Kristus

1 Raja-Raja 17:1-6

 

M2 – Merenungkan firman di hadirat Kristus

1. Setelah Elia taat untuk menyampaikan firman Tuhan kepada Ahab, apa perintah Tuhan pada Elia selanjutnya? Mengapa Elia harus pergi ke tepi sungai Kerit? (ay. 2-3 dan 4a)

2. Binatang apakah yang diperintahkan oleh Tuhan untuk memberi makan Elia? Apa reaksi Elia? (ay. 4 b dan 5)

3. Mengapa burung gagak itu membawa roti dan daging di waktu pagi dan petang? (ay. 6)

 

Burung gagak tidak memahami bahasa manusia, namun dalam kisah ini si burung gagak taat kepada perintah Tuhan untuk membawa roti dan daging kepada Elia. Bagaimana dengan kita sebagai manusia? Apakah kita suka berdalih dalam ketidaktaatan kita? Mungkin itulah sebabnya Ayub menyuruh kita, “Tetapi bertanyalah kepada binatang, maka engkau akan diberinya pengajaran, kepada burung di udara, maka engkau akan diberinya keterangan,” (Ayb. 12:7). Ya, burung gagak dapat memberi keterangan kepada kita bahwa ketaatan adalah pilihan yang terbaik. Keledai Bileam saja Tuhan buka mulutnya untuk berbicara dalam bahasa manusia dan menegur sang nabi, tentulah kita tidak dapat berdalih lagi jika hal yang sama terjadi pada kita saat ini. Lebih baik menaati suara Tuhan saat ini dan tidak berdalih lagi, bukan?

 

M3 – Mendengar dan melakukan firman Kristus

M4 – Membagikan firman Kristus

2016-04-22T02:47:50+07:00