26/05/19

Minggu, 26/5/2019

  • Bacaan: Ester 10, Ayub 1-2; Yohanes 13-14
  • Bacalah pasal-pasal ini di dalam hadirat Kristus; mintalah tuntunan Roh Kudus agar kita dapat mengerti gambar besar dari isi pasal-pasal yang dibaca.

 

Pendalaman PL: Ayub 1:1-22

  1. Bacalah beberapa kali perikop ini di hadirat Tuhan!
  2. Lakukan langkah M1 dan M2 (baca bagian PETUNJUK 4 LANGKAH BELAJAR ALKITAB/4M di awal materi). Pelajari dan catatlah hal-hal yang didapatkan dari kedua langkah itu.
  3. Catatlah hasil perenungan pribadi Anda hari ini dan buatlah rencana M3 dan M4 yang akan Anda lakukan.

 

Renungan:

Dalam renungan hari ini tentang Ayub, kita perlu memperhatikan hal yang penting, yakni pikiran Ayub. Apa yang dipikirkan itulah yang menentukan. “Setiap kali, apabila hari-hari pesta telah berlalu, Ayub memanggil mereka, dan menguduskan mereka; keesokan harinya, pagi-pagi, bangunlah Ayub, lalu mempersembahkan korban bakaran sebanyak jumlah mereka sekalian, sebab pikirnya: ‘Mungkin anak-anakku sudah berbuat dosa dan telah mengutuki Allah di dalam hati.’ Demikianlah dilakukan Ayub senantiasa.” Sikap Ayub memang benar, tetapi pikiran Ayub selalu negatif tentang anak-anaknya. Iblis mendapati celah dari pikiran Ayub yang cenderung negatif itu dan merusak kehidupan rumah tangga Ayub. Alkitab mengakui bahwa, “Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dan tidak menuduh Allah berbuat yang kurang patut.” Tetapi, jika Ayub tidak selalu dan senantiasa berpikiran negatif tentang anak-anaknya, mungkin kisah hidupnya akan berbeda karena iblis tidak memanfaatkan kelemahannya itu. Bagaimana dengan Anda sendiri? Sudahkah Anda mengelola kelemahan Anda agar tidak dimanfaatkan iblis? Bagaimana dengan pikiran Anda? Sudahkah pikiran Anda senantiasa diperbaharui?

2019-10-11T16:43:20+07:00